Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Medan, Rabu, 20 Mei 2026.
Upacara tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, partai politik, hingga elemen masyarakat lainnya.
Dalam amanatnya, Surya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang menekankan pentingnya memaknai Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat persatuan bangsa di tengah tantangan zaman yang terus berubah.Baca Juga:
Menurut Surya, semangat kebangkitan yang lahir sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908 menjadi tonggak penting lahirnya kesadaran nasional melalui perjuangan intelektual dan diplomatik.
"Semangat 1908 adalah tonggak ketika perjuangan bangsa mulai bergerak dari perlawanan fisik menuju perjuangan pemikiran demi kedaulatan bangsa," ujar Surya saat membacakan pidato Menkomdigi.
Ia mengatakan tantangan bangsa saat ini berbeda dengan era perjuangan kemerdekaan.
Jika dahulu kebangkitan bertujuan merebut kemerdekaan, maka saat ini semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, dan pelayanan publik.
Usai upacara, Surya menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Perbedaan bukan kelemahan, tetapi kekuatan kita untuk menjaga persatuan," katanya.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong semangat kolaborasi antardaerah melalui konsep "Kolaborasi Sumut Berkah" yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Surya juga mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk terus memperkuat sinergi pembangunan dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kita harus terus bangkit, memperbaiki kualitas diri, perekonomian, dan sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan zaman," ujarnya.
Dalam pidato Menkomdigi yang dibacakannya, disebutkan pula bahwa Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan jati diri bangsa.
Peringatan Harkitnas ke-118 di Sumatera Utara berlangsung khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama jajaran perangkat daerah, pengurus TP PKK, Dharma Wanita, serta para tamu undangan.*
(ad)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL