BREAKING NEWS
Kamis, 12 Maret 2026

Pj Gubernur Fatoni: Sumut Berpotensi Jadi Barometer Pilkada Serentak Terbaik di Indonesia

BITVonline.com - Kamis, 24 Oktober 2024 03:17 WIB
Pj Gubernur Fatoni: Sumut Berpotensi Jadi Barometer Pilkada Serentak Terbaik di Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT –Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, menyatakan keyakinannya bahwa Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dapat menjadi barometer bagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak terbaik di Indonesia. Keyakinan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi persiapan Pilkada serentak yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Medan, pada Rabu (23/10/2024).

Fatoni menekankan pentingnya menjaga situasi aman, damai, dan kondusif menjelang hari penyelenggaraan Pilkada. “Semakin dekat dengan hari penyelenggaraan Pilkada, situasi aman damai dan kondusif perlu terus kita jaga. Ini menyangkut nama baik Sumut dan kita wujudkan Pilkada terbaik di Indonesia,” ungkapnya. Ia berharap Pilkada Sumut bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Dalam sambutannya, Fatoni menggarisbawahi peran penting Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Pilkada yang harus berjalan dengan lancar, adil, dan aman. Menurutnya, kebijakan yang transparan, jujur, dan adil sangat diperlukan agar proses demokrasi ini dapat berjalan dengan baik. “Peran ini tidak hanya Pemprov, tetapi juga dari sisi keamanan, TNI, Polri, dan pihak lain berperan dalam menjamin keamanan,” tambahnya.

Agus Fatoni juga menekankan komitmen Pemprov untuk memfasilitasi Pilkada serentak dengan memberikan hibah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu). Pemerintah daerah juga mempersiapkan dukungan anggaran dan pengamanan yang dibutuhkan untuk kelancaran Pilkada.

Selain itu, Pemprov juga akan melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial dan kerawanan yang mungkin muncul. “Kita perlu mengantisipasi berbagai kerawanan, mulai dari bentrok antar-pendukung hingga ancaman kekerasan atau intimidasi yang menjadi perhatian pemerintah dan semua pihak, termasuk elemen masyarakat,” kata Fatoni.

Fatoni juga mengingatkan tentang pentingnya mengantisipasi penggunaan politik identitas, black campaign, dan ujaran kebencian di media sosial yang dapat mengganggu proses Pilkada. Ia berharap seluruh pihak, dari Forkopimda hingga elemen masyarakat, dapat bersama-sama menjaga stabilitas dan menciptakan iklim yang kondusif.

Dalam rapat tersebut, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Rony Samtana, turut memberikan beberapa catatan penting. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga komunikasi dan koordinasi dengan intens, serta mengantisipasi potensi permasalahan yang mungkin muncul sebelum dan selama pencoblosan. “Tolong lakukan langkah antisipasi, terutama jika pelaksanaannya sampai malam. Persiapkan segala sesuatunya, termasuk lampu dan kebutuhan penyelenggara,” pesannya.

Di sisi lain, Anggota KPU Sumut, El Suhaimi, mewakili Ketua KPU Sumut Agus Arifin, menginformasikan mengenai penurunan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya. Ia mencatat bahwa pada Pemilu 2024, jumlah DPT mencapai 10.853.940 dengan jumlah TPS sebanyak 45.875, sedangkan pada Pilkada serentak kali ini, jumlah DPT tercatat 10.771.496 dengan jumlah TPS sebanyak 25.223. “Di masing-masing TPS, jumlah DPT paling banyak 600 orang dan paling sedikit 400 orang per TPS,” jelas El Suhaimi.

Dengan semangat dan komitmen bersama, Pemerintah Provinsi Sumut berharap agar Pilkada serentak ini dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lain, serta memberikan pelajaran berharga bagi proses demokrasi di Indonesia. Fatoni menekankan bahwa keberhasilan Pilkada di Sumut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang damai dan demokratis.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru