Kapolsek Dendang Gandeng Wartawan, Perkuat Sinergi Informasi Publik
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggandeng United Nations Children's Fund (UNICEF) untuk memperluas akses sanitasi layak serta mempercepat penurunan angka stunting di daerah. Target penurunan prevalensi stunting di Sumut ditetapkan menjadi 12,5 persen pada 2030.
Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, saat membuka Rapat Koordinasi Awal Kerja Sama Provinsi Sumut dengan UNICEF dalam kerangka Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (10/6/2026).
Sulaiman menegaskan bahwa persoalan sanitasi masih menjadi tantangan serius di Sumut. Berdasarkan data pemerintah, masih terdapat 134.434 jamban tidak layak serta 94.088 sumber air tidak layak yang tersebar di 33 kabupaten/kota.Baca Juga:
"Ini menunjukkan tantangan dalam penyediaan layanan sanitasi dan air minum yang aman masih memerlukan perhatian dan dukungan berbagai pihak," kata Sulaiman.
Ia menyebut, kondisi tersebut turut berkaitan dengan angka stunting di Sumut yang masih berada di level 22 persen pada 2024. Karena itu, intervensi di sektor sanitasi dinilai menjadi salah satu kunci percepatan penurunan stunting.
Pemprov Sumut berharap UNICEF dapat membantu penguatan kapasitas pemerintah daerah hingga tingkat desa, termasuk perencanaan sanitasi, perubahan perilaku masyarakat untuk menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS), serta peningkatan akses jamban sehat bagi kelompok rentan.
Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) IV Kemendagri, Paudah, mengatakan Sumut menjadi salah satu dari 13 provinsi yang masuk dalam lokus kerja sama Indonesia–UNICEF periode 2026–2030.
Ia menyebut program tersebut mencakup enam sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, sanitasi dan air bersih, gizi, perlindungan sosial, dan perlindungan anak.
"Setiap daerah bisa menentukan prioritas sesuai kebutuhan masing-masing," ujarnya.
Dari Bappenas, Plt Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Inti Wikanestri mengatakan kerja sama ini menjadi langkah awal penguatan program pembangunan daerah. Dukungan UNICEF di Sumut pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp4 miliar.
Sementara itu, UNICEF menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak melalui program kesehatan, pendidikan, dan sanitasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.*
(dh)
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
JAKARTA Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan informasi yang beredar mengenai pembukaan 13 ribu dapur Program Makan Berg
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan jajaran pimpinan TNI di Istana Ke
NASIONAL