BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Pemkot Medan Kawal Sensus Ekonomi 2026, Ribuan Petugas Siap Turun Lapangan

Abyadi Siregar - Senin, 15 Juni 2026 20:29 WIB
Pemkot Medan Kawal Sensus Ekonomi 2026, Ribuan Petugas Siap Turun Lapangan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi melepas lebih dari seribu petugas Sensus Ekonomi 2026 dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga di Lapangan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (15/6/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi melepas lebih dari seribu petugas Sensus Ekonomi 2026 dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga di Lapangan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan tanda petugas oleh Wali Kota kepada perwakilan petugas sensus.

Rico menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan agenda penting negara untuk memetakan kondisi ekonomi secara menyeluruh. Data yang dikumpulkan, kata dia, akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pemerintah ke depan.

"Sensus Ekonomi 2026 adalah upaya negara untuk memahami kondisi perekonomian yang sesungguhnya. Data ini akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Rico dalam sambutannya.

Baca Juga:

Ia menyebut Kota Medan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang memiliki struktur ekonomi kompleks, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif digital, hingga industri besar. Karena itu, akurasi data dinilai sangat penting agar kebijakan tidak meleset.

Menurut Rico, kesalahan data di daerah sebesar Medan dapat berdampak pada kebijakan ekonomi di tingkat yang lebih luas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar sensus berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang akurat.

Dalam kesempatan itu, Rico juga memberikan sejumlah pesan kepada petugas sensus yang akan turun ke lapangan. Ia meminta petugas memahami perannya sebagai representasi negara di tengah masyarakat, bukan sekadar pencatat data.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam pengumpulan data serta meminta petugas mengutamakan kualitas dibanding kecepatan. Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar pengambilan keputusan penting di masa depan.

"Saya percaya petugas Sensus Ekonomi 2026 adalah insan terbaik yang telah melalui pelatihan. Tunjukkan kerja keras, integritas, dan profesionalisme," kata Rico.

Rico juga mengimbau pelaku usaha dan masyarakat di Kota Medan untuk memberikan data yang jujur dan terbuka kepada petugas sensus. Ia meminta perangkat daerah serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ikut menjaga kelancaran pelaksanaan sensus.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (Badan Pusat Statistik Kota Medan) Hafsyah Aprillia menyebutkan bahwa sebanyak 1.547 petugas telah disiapkan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan.

Petugas tersebut terdiri dari 1.341 petugas lapangan, 177 pengawas, serta tim khusus untuk usaha besar yang terdiri dari 23 petugas dan 6 pengawas.

Hafsyah menjelaskan, pelaksanaan sensus dilakukan dalam dua tahap. Untuk usaha besar dilakukan secara mandiri sejak 1 Mei 2026, sementara untuk UMKM dilakukan secara langsung ke lapangan atau door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Tanjungbalai Bersama Forkopimda upah-upah Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin : Penyelenggaraan Ibadah Haji Kedepan Harus Lebih Baik
Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Potensi Putar Ekonomi Rp2,34 Triliun
Forkopimda dan Pemko Tanjungbalai Bersatu Kawal SPMB Ramah dan Transparan
Polres Tanjab Timur Gelar Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Asahan Berlangsung Khidmat, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa
Rico Waas dan Forkopimda Senam Bareng Warga di CFD Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru