BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Potensi Putar Ekonomi Rp2,34 Triliun

Adelia Syafitri - Senin, 15 Juni 2026 17:43 WIB
Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Potensi Putar Ekonomi Rp2,34 Triliun
Mendagri Tito Karnavian dan Dirut TVRI Fiki Chikara memimpin Rakor Pengendalian Inflasi Daerah serta dukungan Pemda untuk Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 di Kemendagri, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Foto: DOK. Humas Kemendagri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan surat edaran yang mengimbau pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Surat Edaran Nomor 400.2.7/4657/SJ yang diterbitkan pada 14 Juni 2026 itu ditujukan kepada gubernur, bupati, dan wali kota agar menyediakan lokasi strategis maupun ruang publik sebagai pusat kegiatan nobar selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan pemerintah daerah dapat menyesuaikan pelaksanaan nobar sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing wilayah. Ia juga meminta kepala daerah melibatkan perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan desa untuk mendukung kegiatan tersebut.

Baca Juga:

"Piala Dunia merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan hiburan sehat bagi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal," kata Tito dalam rapat koordinasi di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah juga diminta menyediakan berbagai dukungan, mulai dari fasilitas umum, pengaturan lalu lintas, kebersihan lingkungan, hingga aspek teknis lainnya guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Selain itu, pelaksanaan nobar diharapkan dikoordinasikan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga selama acara berlangsung.

Tito menilai kegiatan nobar berpotensi menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar. Kehadiran masyarakat di lokasi nobar diyakini akan meningkatkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima, serta sektor jasa lainnya.

Pemerintah daerah juga didorong melakukan sosialisasi secara luas agar masyarakat dapat mengakses kegiatan nobar yang diselenggarakan di berbagai daerah.

Sementara itu, Direktur Utama TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari mengapresiasi langkah Kemendagri yang mendorong pemanfaatan momentum Piala Dunia untuk menggerakkan ekonomi daerah. Berdasarkan simulasi yang dilakukan TVRI, kegiatan nobar berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp2,34 triliun selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi pelaksanaan nobar di ribuan lokasi aktif di seluruh Indonesia yang melibatkan pelaku UMKM sebagai bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah berharap momentum Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan usaha masyarakat di berbagai daerah.*

(k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang Pembukaan MTQ Ke-40 Sumut, Pemprov Pastikan Venue Siap, Antisipasi Cuaca Jadi Perhatian Utama
Wali Kota Medan Lepas 1.547 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Nasional
UMKM Wajib Tahu! KUR BNI 2026 Tawarkan Bunga Rendah dan Tenor hingga 5 Tahun
Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Pinjam Rp50 Juta, Cicilan Mulai Rp1 Jutaan per Bulan!
BCA Buka KUR 2026: Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp1,9 Juta per Bulan
Medan Siap Gelar Rakernas APEKSI dan HUT ke-436, Pemko Ajak Pelaku Usaha dan Warga Bersinergi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru