BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Gondol Alat Medis RSUD Pandan Senilai Rp 1,1 Miliar, Pria di Tapteng Ditangkap Usai Obral Murah Demi Rokok

Dharma - Selasa, 22 September 2026 18:29 WIB
Gondol Alat Medis RSUD Pandan Senilai Rp 1,1 Miliar, Pria di Tapteng Ditangkap Usai Obral Murah Demi Rokok
Polisi menangkap seorang pria berinisial Yohannes Hasian Tanjung (27) yang diduga mencuri berbagai peralatan medis dari bekas UPTD Rumah Sakit Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). (Foto: Dok. Polres Tapanuli Tengah)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPTENG- Polisi menangkap seorang pria berinisial Yohannes Hasian Tanjung (27) yang diduga mencuri berbagai peralatan medis dari bekas UPTD Rumah Sakit Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Aksi pencurian tersebut dilakukan secara bertahap pada Mei hingga Juli 2026 dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,174 miliar.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel mengatakan Yohannes ditangkap Unit Reskrim Polsek Pandan pada 16 September 2026 di Jalan Padangsidimpuan. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.

Setelah diamankan, tersangka mengakui perbuatannya. Polisi menyebut pelaku mencuri berbagai komponen dan peralatan medis dari rumah sakit yang sudah tidak digunakan tersebut.

Baca Juga:

Dari hasil pemeriksaan, tersangka diketahui menjual enam komponen panel atau chip elektronik kepada pengepul barang bekas dengan harga Rp137 ribu.

"Dari pengakuan DK, pembeli benar telah membeli 6 buah papan komponen panel/chip elektronik dari tersangka seharga Rp137.000," kata Alan, Selasa (22/9/2026).

Pencurian dilakukan secara bertahap dari sejumlah ruangan di bekas rumah sakit tersebut. Peralatan yang hilang antara lain kabel X-Ray sepanjang sekitar 10 meter, tembaga pada panel power supply, komponen bed X-Ray serta dinamo stabilizer dari ruang ICU lama.

Dari ruang CT-Scan, sejumlah komponen yang dilaporkan hilang meliputi tune, detector, power box, elektronik box, motor ganti dan GPC.

Sementara dari ruang Radiologi, barang yang hilang di antaranya perangkat X-Ray mobil visitor atau trafo beserta kabel, tembaga autoclave, dinamo pompa, power supply, kabel instalasi sepanjang sekitar 20 meter, tembaga selang AC, suction pump serta DC-shock.

Menurut polisi, hasil penjualan barang-barang tersebut kemudian digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dari hasil pemeriksaan, hasil penjualan milik RSUD digunakan untuk keperluan sehari membeli makanan dan rokok," ujar Alan.

Barang-barang yang diduga dicuri tersebut juga disebut telah berpindah tangan setelah dijual kepada pengepul barang bekas. Polisi masih mendalami alur penjualan serta keberadaan barang lainnya yang belum ditemukan.

Kasus pencurian tersebut kini masih dalam proses penyidikan Polres Tapanuli Tengah. Polisi juga terus mengembangkan perkara untuk mengungkap seluruh rangkaian pencurian dan menelusuri barang-barang milik rumah sakit yang belum ditemukan.* (tm/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
9 Bulan Belajar di Tenda Darurat Pascabencana, Siswa SMKN 1 Badiri Tapteng Harap Sekolah Segera Dibangun
Tito Karnavian Ingatkan DPRD dan Pemkab Tapteng: Jangan Korbankan Warga Demi Kepentingan Politik
Sejumlah Wilayah Tapteng Dilanda Banjir, BPBD Evakuasi 37 Warga
Konflik DPRD dan Bupati Tapteng Berakhir, 9 dari 10 Tuntutan Dewan Disepakati
Konflik DPRD dan Bupati Tapteng Memanas, Mendagri Tito Turunkan Tim untuk Mediasi
Gerindra Tapteng Mundur dari Sikap 5 Parpol soal Pemakzulan Bupati Masinton
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru