Kemenkeu Optimistis, Ekonomi RI Tetap Melaju di Tengah Gejolak Global
JAKARTA Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia teta
EKONOMI
JAKARTA –Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan tanggapan terkait kritik yang menyebutkan bahwa kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming terlalu gemuk, dengan banyak menteri dan wakil menteri. Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, meyakini bahwa Prabowo telah mempertimbangkan dengan matang dalam menyusun kabinetnya.
Dalam konferensi pers di gedung MPR/DPR/DPD RI, Said menjelaskan bahwa dari sudut pandang DPR, keputusan yang diambil oleh Presiden mencerminkan perhitungan yang cermat. “SOTK-nya dipersiapkan sedemikian rupa, perpresnya begitu cepat. Itu artinya presiden sudah memperhitungkan tentang arah kebijakan yang mau dicapai dalam waktu tempo yang sesingkat-singkatnya, secepatnya-cepatnya, karena presiden akan ngebut bekerja,” ungkapnya.
Said juga menambahkan bahwa PDIP telah menyiapkan anggaran untuk mendukung program-program pemerintahan Prabowo. “Kami memang mempersiapkan untuk anggaran itu, di dana cadangan yang dibolehkan oleh UU APBN,” jelasnya. Dia berharap agar Prabowo dapat melakukan evaluasi kinerja menteri-menterinya secara berkala, baik itu setiap enam bulan atau satu tahun.
“Dari sisi anggaran, harapan kami adalah bapak presiden bisa mengevaluasi enam bulan atau satu tahun perjalanan kabinet ini,” ujar Said, menekankan pentingnya evaluasi untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan sejalan dengan visi dan misi pemerintahan.
Meskipun kritik terhadap kabinet yang dianggap terlalu besar terus mengemuka, Said meminta agar semua pihak memberi kesempatan kepada pemerintah untuk menunjukkan kinerjanya terlebih dahulu. “Karena kalau kemudian belum apa-apa kita memvonis kabinet presiden terlalu gemuk, kita akan bisa terjebak dalam penilaian yang prematur. Beri kesempatan, dan pasti Bapak Presiden juga akan mengevaluasi,” tegasnya.
Dalam konteks ini, PDIP menunjukkan dukungan penuh terhadap kebijakan Prabowo. Said percaya bahwa pemerintahan yang baru dibentuk akan mampu mengorkestrasi kebijakan sesuai dengan visi yang telah ditetapkan. Ia menegaskan pentingnya keselarasan antara rencana pemerintah dan harapan masyarakat.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintahan baru, PDIP berharap agar kabinet Merah Putih dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa. Sementara itu, dukungan anggaran yang telah disiapkan menjadi modal awal yang penting untuk kelancaran pelaksanaan program-program pemerintah.
Dalam waktu dekat, masyarakat diharapkan dapat melihat hasil konkret dari kebijakan yang diambil oleh Prabowo dan kabinetnya, yang menjadi indikator utama keberhasilan pemerintahan.
(N/014)
JAKARTA Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia teta
EKONOMI
NIAS UTARA Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) wilayah Kepulauan Nias melaporkan seorang Kepala Bidang (Kabid)
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera membangun Pe
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, jajaran Kejaksaan tidak akan memberi toleransi bagi oknum yang menyalahgunakan wewenang a
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padangsidimpuan menggelar operasi penertiban knalpot blong, Kamis (12/3/2026), di
NASIONAL
JAKARTA Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (12
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 202
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina (Persero) tengah menjajaki kerja sama dengan investor asing untuk memperluas kapasitas penyimpanan minyak mentah di
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah strategis untuk meredam konflik manusiasatwa di Lampung. Presiden Prabowo Subianto memutuskan m
NASIONAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Roy Suryo, menanggapi permohonan restorative justice yang di
NASIONAL