BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Rico Waas Bahas Kerja Sama dengan BJB, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Perkuat Ekosistem Digital Medan

Abyadi Siregar - Jumat, 19 Juni 2026 07:57 WIB
Rico Waas Bahas Kerja Sama dengan BJB, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Perkuat Ekosistem Digital Medan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat audiensi jajaran manajemen BJB di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis, 18 Juni 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membahas peluang kerja sama strategis dengan Bank Jawa Barat (BJB) guna mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan memperkuat inovasi digital daerah.

Pembahasan tersebut berlangsung saat audiensi jajaran manajemen BJB di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis, 18 Juni 2026.

Pertemuan itu dihadiri Pimpinan BJB Cabang Medan Deden Sembada dan Pimpinan Group Kredit Retail BJB Mut Mainah.

Baca Juga:

Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Medan turut mendampingi Wali Kota, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Mansyursyah, Kepala Inspektorat Kota Medan Erfin Fahrurrazi, serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap.

Dalam audiensi tersebut, BJB menawarkan sejumlah program pembiayaan yang ditujukan untuk memperluas akses keuangan masyarakat, termasuk Kredit Usaha Rakyat untuk Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI).

Pimpinan BJB Cabang Medan, Deden Sembada, mengatakan pihaknya berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Kami ingin meningkatkan penyaluran kredit yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pelayanan kredit bagi ASN hingga sektor usaha retail," kata Deden.

Sementara itu, Pimpinan Group Kredit Retail BJB, Mut Mainah, menjelaskan KUR PMI dirancang untuk membantu calon pekerja migran yang kerap menghadapi kendala biaya pelatihan maupun keberangkatan ke luar negeri.

Menurut dia, program tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat agar tidak lagi bergantung pada pinjaman informal atau praktik percaloan pembiayaan yang berisiko.

"Kami siap berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dan lembaga pelatihan kerja untuk memastikan penyaluran program ini tepat sasaran," ujar Mut Mainah.

Menanggapi hal itu, Rico Waas menyambut positif program KUR PMI yang dinilai dapat membuka peluang kerja lebih luas bagi warga Medan.

"Kami sangat tertarik dengan program pembiayaan KUR PMI ini. Program ini bisa menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri melalui lembaga pelatihan kerja namun terkendala biaya," kata Rico.

Selain membahas pembiayaan inklusif, Rico juga mengapresiasi langkah ekspansif BJB di Kota Medan.

Meski Pemerintah Kota Medan tetap menjalin komitmen utama dengan Bank Sumut sebagai bank daerah, ia menilai kehadiran berbagai program perbankan yang kompetitif dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

"Dalam pengelolaan perbankan, langkah agresif BJB ini sangat baik. Kami tetap berkomitmen bersama BBank Sumut, namun terbuka terhadap program-program yang memberikan keuntungan bagi masyarakat dan dunia usaha," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rico juga memperkenalkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), inovasi digital yang dikembangkan Pemerintah Kota Medan untuk meningkatkan transparansi dan optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Melalui sistem tersebut, pembayaran tagihan makanan, minuman, restoran, kafe, maupun hotel akan dipisahkan secara otomatis antara nilai transaksi dan pajak daerah.

Pajak yang dibayarkan konsumen langsung masuk ke kas daerah secara real time.

Menurut Rico, Medan menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pembayaran pajak berbasis split bill tersebut.

Ia berharap Bank BJB dapat bergabung dalam ekosistem digital Qresto guna memperluas implementasi sistem dan meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dan BJB diharapkan tidak hanya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat transformasi digital dan tata kelola ekonomi daerah yang lebih transparan serta berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Ingin Wisata Karo Naik Kelas, Pungutan di Kawasan Air Panas Bakal Dihapus: Jangan Sampai Seperti Siosar
Sekda Aceh M. Nasir Syamaun Raih Anugerah SMSI sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026
Stadion Teladan Kembali Ramai Event, Medan Siapkan “Parkir Satelit” untuk Redam Kemacetan
Janji Liburan Tiga Hari, Mobil Rental Malah Digadaikan: Wanita di Medan Diadili
Kursi Sekda Medan Segera Kosong, Rico Waas Tancap Gas Cari Pengganti
IHSG Diterpa Sentimen Global, OJK Sebut Ketahanan Pasar Modal Masih Terjaga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru