Kapolsek Dendang Ajak Warga Perkuat Kamtibmas, Pencegahan Karhutla Jadi Fokus Jumat Curhat
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
MEDAN – Pemerintah Kota Medan terus memantapkan langkah untuk menjadikan ibu kota Sumatera Utara sebagai salah satu pusat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia.
Dengan dukungan sektor perdagangan yang kuat, pertumbuhan ekonomi yang positif, serta keberagaman budaya yang dimiliki, Medan dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Batubara, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (17/6/2026).Baca Juga:
Odi menjelaskan, karakter Kota Medan berbeda dengan daerah tujuan wisata yang mengandalkan keindahan alam sebagai daya tarik utama.
Menurutnya, Medan memiliki kekuatan pada sektor perdagangan, aktivitas ekonomi, serta keragaman budaya yang telah berkembang selama bertahun-tahun.
"Medan basic-nya kota perdagangan. Pariwisata kita bukan berasal dari alam, sehingga MICE menjadi salah satu prioritas dan unggulan untuk meningkatkan sektor pariwisata," ujar Odi.
Ia menilai pertumbuhan ekonomi Kota Medan yang terus menunjukkan tren positif menjadi modal penting dalam mengembangkan industri MICE.
Meningkatnya aktivitas perdagangan dan bisnis dinilai mampu mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional, nasional, hingga internasional.
Kesiapan Medan sebagai kota tujuan MICE juga mendapat dukungan dari sektor perhotelan.
Perwakilan industri hotel, Rahmat, mengatakan fasilitas akomodasi dan lokasi penyelenggaraan kegiatan di Medan saat ini sudah cukup memadai untuk menampung berbagai event besar.
Selain itu, Medan juga memiliki keunggulan berupa keberagaman budaya yang menjadi identitas kota.
Menurut Rahmat, kondisi tersebut menjadi nilai tambah yang dapat menarik minat wisatawan maupun peserta kegiatan dari berbagai daerah.
"Kalau Bali punya budaya yang kuat, Medan justru punya keberagaman budaya yang lebih kompleks. Ini kekuatan besar," katanya.
Meski demikian, Odi menegaskan bahwa pengembangan sektor MICE tidak hanya bergantung pada banyaknya kegiatan yang digelar.
Kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pengalaman yang baik bagi pengunjung.
Karena itu, Pemerintah Kota Medan saat ini tengah mematangkan konsep Kawasan Strategis Pariwisata yang terintegrasi guna mendukung pengembangan sektor pariwisata dan MICE secara berkelanjutan.
Menurut Odi, setiap penyelenggaraan kegiatan harus didukung fasilitas yang memadai, mulai dari jalur pedestrian, sistem keamanan, transportasi, hingga fasilitas umum lainnya.
"Kalau kita buat event besar tapi pedestrian tidak siap, keamanan tidak siap, toilet umum tidak ada, justru akan berdampak negatif terhadap citra kota," tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan kawasan wisata yang terintegrasi menjadi fondasi penting agar Medan tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan.
Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat, Pemko Medan optimistis kota ini dapat berkembang menjadi salah satu pusat MICE terkuat di Indonesia dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.*
(ad)
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanju
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan 65 Bintara Remaja Satua
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan jilid IV yang diajukan Roy Suryo terkait gugatan atas
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026). Pusat Informasi Harga
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL