Momen Gibran Terkejut Saat Warga Bireuen Kompak Jawab Belum Terima Bantuan
BIREUEN Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkem di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, A
NASIONAL
JAKARTA -Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, mengungkapkan bahwa Budi Gunawan sempat berkonsultasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelum bergabung dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam kabinet ini, Budi Gunawan menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Puan menyampaikan hal ini saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. “Ya pastinya ada pembicaraan,” ungkapnya, menunjukkan bahwa komunikasi antara Budi Gunawan dan Megawati berjalan baik sebelum keputusan diambil. Ia menambahkan bahwa Megawati memberikan respons positif terhadap penunjukan Budi Gunawan sebagai Menko. “Positif,” tegas Puan.
Dalam konteks lebih luas, Puan memastikan bahwa meskipun tidak ada kader PDIP yang masuk ke dalam kabinet, partainya tetap berkomitmen untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran di parlemen. “PDI Perjuangan mendukung pemerintahan Pak Prabowo dalam membangun Indonesia ke depan, dan kita akan mendukung melalui parlemen,” ujar Puan, menegaskan dukungan politik partainya.
Sebelumnya, Budi Gunawan yang merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) telah dipilih karena dianggap memiliki keahlian yang sesuai dengan posisi yang diembannya. “Pak BG (Budi Gunawan) masuk dalam profesional,” kata Puan saat menjelaskan kriteria pemilihan menteri di kabinet baru.
Dukungan Puan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan bahwa PDIP tetap berperan aktif dalam dinamika politik meskipun tidak memiliki representasi langsung dalam kabinet. Hal ini diharapkan dapat membantu stabilitas politik dan mendukung program-program pemerintah dalam membangun Indonesia ke depan.
Dengan dilantiknya Budi Gunawan dan kabinet baru, para pengamat politik menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan partai-partai politik, termasuk PDIP, akan menjadi kunci dalam mencapai berbagai target pembangunan yang telah ditetapkan. Puan juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan dan melakukan kontribusi positif bagi negara.
Sebagai tambahan, pernyataan Puan ini datang di tengah harapan masyarakat agar pemerintahan yang baru dapat membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Dalam periode pemerintahan ini, dukungan politik dari partai-partai besar seperti PDIP diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah.
Dengan latar belakang tersebut, jelas bahwa PDIP, meskipun tidak berada di dalam kabinet, akan tetap menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pemerintahan yang baru, terutama dalam menjaga stabilitas politik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
(N/014)
BIREUEN Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkem di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, A
NASIONAL
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
JAKARTA Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan informasi yang beredar mengenai pembukaan 13 ribu dapur Program Makan Berg
NASIONAL