Kepercayaan Publik ke Polri Capai 82,4 Persen, Sahroni: Buah Kerja Keras Jenderal Sigit
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik t
NASIONAL
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menawarkan peluang kerja sama di berbagai bidang kepada Pemerintah Kota Qingyuan, Provinsi Guangdong, China.
Sejumlah sektor yang ditawarkan meliputi pendidikan, lingkungan, hingga pengelolaan sampah menjadi energi.
Tawaran tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima kunjungan Wakil Wali Kota Qingyuan, Mr. Min Fei, beserta rombongan di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Kamis, 25 Juni 2026.Baca Juga:
Dalam pertemuan itu, Rico memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara sekaligus gerbang wilayah barat Indonesia.
Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, Medan menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia dan memiliki posisi strategis karena berdekatan dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.
Menurut Rico, keberagaman menjadi salah satu kekuatan utama Kota Medan.
Berbagai suku dan etnis hidup berdampingan secara harmonis serta ikut berkontribusi dalam pembangunan kota.
"Kota Medan merupakan kota yang terbuka dan menerima keberagaman. Masyarakat kami terdiri dari berbagai suku dan etnis yang hidup berdampingan dengan harmonis. Hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan Kota Medan," katanya.
Selain dikenal sebagai kota multikultural, Rico mengatakan Medan juga memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang.
Sektor perdagangan, jasa, industri, hingga kuliner menjadi penopang pertumbuhan ekonomi kota.
Keberagaman budaya yang dimiliki juga melahirkan berbagai kuliner khas yang menjadi daya tarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Ia menambahkan, Medan memiliki peran penting sebagai pintu gerbang menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara, termasuk Danau Toba.
Posisi tersebut menjadikan Medan sebagai pusat aktivitas ekonomi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat di kawasan barat Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Rico juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan sedang mengembangkan sejumlah program strategis.
Salah satunya adalah pengolahan sampah menjadi energi yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Qingyuan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kedua daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua kota, terutama di bidang pendidikan, lingkungan, dan berbagai sektor strategis lainnya yang dapat mendukung pembangunan kedua daerah di masa mendatang," ujarnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antara Kota Medan dan Kota Qingyuan, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor pembangunan.* (ad)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik t
NASIONAL
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menutup delapan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Titi Besi, Kecamatan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri k
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, kembali melaksanakan kegiat
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Aksi unjuk rasa bertajuk Demo 2626 digelar di depan Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Dalam aksi tersebut, ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti belum terwujudnya mobil nasional di Indonesia meski negara telah merdeka selama 81 t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hobinya adalah mempelajari sejarah. Menurut dia, banyak pelajaran penting yang d
NASIONAL