Pria 40 Tahun Hanyut di Sungai Asahan, Tim SAR Terus Lakukan Penelusuran
KISARAN, ASAHAN Keluarga berharap seorang pria berusia 40 tahun, Awaluddin Nasution, yang dilaporkan hanyut di Sungai Asahan, segera dit
PERISTIWA
JAKARTA –Presiden terpilih Prabowo Subianto resmi dilantik untuk periode 2024-2029, dan dalam pidato pertamanya, ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia, terutama dalam hal korupsi dan kolusi yang masih menggerogoti tatanan pemerintahan dan kehidupan masyarakat.
Bertempat di Gedung DPR, Senayan, Prabowo membuka pidatonya dengan pernyataan tegas mengenai kondisi negara. “Kita harus hadapi kenyataan bahwa masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, korupsi, di negara kita. Ini adalah yang membahayakan kita dan membahayakan masa depan anak dan cucu kita,” ujarnya dengan nada serius.
Dalam pidato yang disampaikan di hadapan para pejabat negara dan tamu undangan, Prabowo mengungkapkan keprihatinan mendalamnya terhadap kebocoran anggaran yang menggerogoti kekayaan negara. Ia menegaskan bahwa praktik kolusi antara pejabat politik dan pemerintah dengan pengusaha yang tidak patriotik hanya memperburuk kondisi masyarakat.
“Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan. Kolusi di antara pejabat politik dan pemerintah di semua tingkatan dengan pengusaha yang nakal, pengusaha yang tidak patriotik,” tambahnya.
Prabowo menekankan pentingnya menghilangkan semua praktik korupsi dan kolusi agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya secara adil dan merata. “Seharusnya Indonesia bisa menyediakan segala kebutuhan masyarakatnya. Jangan kita takut melihat realita ini,” tegasnya.
Presiden baru ini juga menyoroti dampak nyata dari korupsi dan kolusi, mengingatkan audiens bahwa masih banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. “Terlalu banyak saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan, terlalu banyak anak kita yang tidak bisa makan pagi,” tutup Prabowo dengan harapan agar semua elemen bangsa bersatu untuk melawan korupsi demi masa depan yang lebih baik.
Dengan pidato ini, Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan keadilan sosial dan transparansi dalam pemerintahan, serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan yang telah menghambat kemajuan Indonesia selama ini.
Sebagai langkah awal dari kepemimpinannya, Prabowo berharap untuk membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih baik.
(N/014)
KISARAN, ASAHAN Keluarga berharap seorang pria berusia 40 tahun, Awaluddin Nasution, yang dilaporkan hanyut di Sungai Asahan, segera dit
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Polri melakukan evaluasi secara nasional menyusul kasus dugaan penganiaya
HUKUM DAN KRIMINAL
JENEWA, SWISS Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menekankan pentingnya memperluas akses makan bergizi dan layanan kesehatan dalam Si
INTERNASIONAL
BENGKALIS Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 19 kilogram dan menangkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perum Bulog bersiap membangun fasilitas gudang beras di kawasan Kampung Haji, Arab Saudi, dengan luas lahan sekitar 23 hektare
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menindak 12 perusahaan yang melanggar ketentuan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) denga
HUKUM DAN KRIMINAL
SIPOHOLON, TAPANULI UTARA Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng, memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musremb
PEMERINTAHAN
LANGKAT Personel TNI Kodim 0203/Langkat resmi menyelesaikan rehabilitasi Jembatan Gantung Perintis Garuda yang melintasi Sungai Dogang d
NASIONAL
MUARA JAWA Sekitar 6.000 warga Muara Jawa dan Samboja memadati Lapangan Sudirman untuk mengikuti kegiatan jalan santai bertajuk Bersatu
OLAHRAGA
NIAS SELATAN Setelah berbulanbulan lumpuh akibat longsor, ruas jalan Teluk DalamLolowau di Desa Lolozaria, Kecamatan Amandraya, Kabu
PEMERINTAHAN