Pelajar SMP Hanyut Saat Mandi di Sungai Ular Sergai, Basarnas Masih Lakukan Pencarian
SERDANG BEDAGAI Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Agok dilaporkan hanyut saat mandi bersama sejumlah temannya di Sun
PERISTIWA
MEDAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung dan Kota Makassar membagikan pengalaman mereka dalam membangun komunikasi publik yang lebih efektif melalui transformasi digital.
Strategi tersebut dipaparkan dalam Talk Show bertema "Digital Governance dan Kepercayaan Publik" pada Forum Komdigi APEKSI ke-XVIII yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Medan, Kamis (2/7/2026).
Forum tersebut menjadi ruang berbagi praktik terbaik antarpemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.Baca Juga:
Diskusi menghadirkan Kepala Diskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie, SE. dan Kepala Diskominfo Kota Makassar Dr. Muhammad Roem sebagai narasumber.
Keduanya menjelaskan bagaimana media sosial kini tidak lagi dipandang hanya sebagai sarana publikasi kegiatan pemerintah, tetapi telah berkembang menjadi sumber informasi penting dalam membaca dinamika masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, para Kepala Dinas Kominfo pemerintah kota se-Indonesia, Sekretaris Kominfo Kota Medan Budi Hariono, serta Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Rizka Firdahlia.
Makassar Jadikan Media Sosial Sistem Peringatan Dini
Kepala Diskominfo Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, mengatakan Pemerintah Kota Makassar mengubah cara memandang media sosial.
Menurutnya, media sosial kini berfungsi sebagai sensor sosial sekaligus early warning system untuk mendeteksi isu sebelum berkembang menjadi krisis komunikasi.
"Kami merangkul komunitas-komunitas pengelola akun informasi lokal untuk menyamakan persepsi setiap kali ada kebijakan baru. Langkah ini sangat efektif meminimalisasi mispersepsi di tengah masyarakat," ujar Mohammad Roem.
Pendekatan tersebut, kata Roem, terbukti membantu Pemerintah Kota Makassar saat melakukan penataan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL).
Melalui komunikasi yang intensif di media sosial, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan fasilitas umum dan fasilitas sosial sehingga proses relokasi berjalan lebih kondusif.
Makassar juga mengembangkan super apps Lontara Plus sebagai kanal resmi pengaduan masyarakat.
Pemerintah mendorong warga menyampaikan laporan melalui aplikasi tersebut dengan slogan:
"Daripada Mengumpat, Lebih Bagus Memotret."
Melalui sistem tersebut, setiap laporan warga langsung diteruskan ke 51 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan standar penyelesaian yang telah ditetapkan.
Roem menjelaskan seluruh laporan masyarakat kemudian diolah menjadi data yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah.
"Melalui dashboard Lontara Plus, data keluhan warga terintegrasi secara sistematis. Berdasarkan data satu tahun terakhir, keluhan tertinggi ternyata bukan soal sampah, melainkan lampu jalan. Data berbasis dampak inilah yang kini menjadi acuan utama OPD dalam menyusun penganggaran tahun berikutnya," tambahnya.
Bandung Kelola Aspirasi Publik Berbasis Big Data
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie menekankan pentingnya konsistensi dalam mengelola media sosial pemerintah sekaligus menjaga hubungan baik dengan insan pers agar informasi yang diterima pemerintah tetap akurat dan berimbang.
Menurut Henryco, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah mengembangkan integrasi big data untuk mendukung pengambilan keputusan.
Ia mengakui tantangan terbesar adalah memilah berbagai opini masyarakat di media sosial yang sering kali dipengaruhi sentimen pribadi.
"Informasi yang masuk kami pilah secara selektif. Aspirasi dan masukan yang sifatnya membangun Kota Bandung kami kumpulkan secara sistematis sebagai bahan pertimbangan bagi Pak Wali Kota dalam mengambil kebijakan," jelas Henryco.
Ia mencontohkan kebijakan penurunan kabel udara di sejumlah ruas jalan Kota Bandung yang sempat memunculkan berbagai kritik di media sosial.
Meski demikian, pemerintah tetap menjalankan komunikasi publik berdasarkan regulasi yang berlaku serta mengumpulkan berbagai masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi.
Dalam mendukung transformasi digital, Pemerintah Kota Bandung juga mengembangkan Sadayana, sebuah aplikasi super yang mengintegrasikan berbagai layanan publik, mulai dari pengaduan masyarakat hingga layanan perizinan.
Melalui platform tersebut, pemerintah berharap tata kelola pemerintahan menjadi semakin efektif, transparan, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Forum Komdigi APEKSI XVIII diharapkan menjadi wadah bagi pemerintah kota di seluruh Indonesia untuk saling berbagi inovasi, memperkuat kolaborasi, dan mempercepat penerapan pemerintahan digital yang berbasis data, responsif terhadap aspirasi masyarakat, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas.* (ad)
SERDANG BEDAGAI Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Agok dilaporkan hanyut saat mandi bersama sejumlah temannya di Sun
PERISTIWA
SOLO Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah menemui Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Ten
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan Prog
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menilai proses penanganan dugaan korupsi tata kelola Program Mak
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI UTARA Petugas Bandara Silangit bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara menggagalkan upaya pengiriman narkotika jen
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sikap Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara, dr. Yufly Yanza, menjadi sorotan setelah dinilai belum membe
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 yang digelar di Komple
PEMERINTAHAN
JAKARTA Dunia pers Indonesia kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membantah informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan Sekretaris Jenderal (Sekjen)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar, dijatuhi hukuman 1 tahun 4 bulan atau 16 bulan penjara setelah dinyatakan terbuk
HUKUM DAN KRIMINAL