BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

Prabowo Incar Keuntungan Danantara Jadi Cadangan APBN, Skemanya Masih Digodok

Adelia Syafitri - Selasa, 11 Agustus 2026 18:38 WIB
Prabowo Incar Keuntungan Danantara Jadi Cadangan APBN, Skemanya Masih Digodok
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: gerindra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berencana mengalihkan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Rencana tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditanya mengenai kontribusi Danantara terhadap APBN 2027. Purbaya mengatakan pemerintah sejauh ini belum menetapkan target kontribusi Danantara terhadap APBN tahun depan.

"Oh nggak ada, cuma gini, Danantara kan mengarahkan juga keuntungan kan. Presiden merencanakan sebagian keuntungan itu sebagai cadangan untuk APBN," kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga:

Purbaya belum merinci berapa besar keuntungan Danantara yang nantinya akan dialokasikan sebagai cadangan APBN. Pemerintah masih membahas skema tersebut bersama pihak Danantara.

"Nanti masih dibicarakan dengan Danantara," ujarnya.

Selain itu, Purbaya menyebut belum ada penetapan mengenai besaran kontribusi Danantara terhadap perekonomian maupun investasi yang akan dicantumkan dalam APBN 2027.

Dengan demikian, mekanisme pengalokasian sebagian keuntungan Danantara sebagai cadangan APBN masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah belum mengungkapkan kapan kebijakan tersebut akan mulai diterapkan maupun nilai keuntungan yang akan dialokasikan.* (d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Danantara Pangkas 274 BUMN
Anggaran Perlindungan Sosial 2026 Tembus Rp500 Triliun, Kemenkeu Minta Masyarakat Ikut Mengawasi
Negara Nyicil Rp40 Triliun Setahun demi Lunasi Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun
Satgas PRR Perkuat Pengawasan Pemulihan Pascabencana di Aceh, Pastikan Dana Rp1,6 Triliun Tepat Sasaran
Jusuf Kalla: Kalau Kepala Daerah Hanya Tunggu Dana dari Pusat, Semua Juga Bisa Jadi Bupati
Tak Mau Buru-buru, Gerindra Pilih Kaji Dulu Percepatan Pemisahan Anggaran MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru