BREAKING NEWS
Jumat, 14 Agustus 2026

Cegah Anggaran Asal Alokasi, Pemko Medan Perkuat Penerapan Analisis Standar Belanja

Abyadi Siregar - Rabu, 12 Agustus 2026 15:24 WIB
Cegah Anggaran Asal Alokasi, Pemko Medan Perkuat Penerapan Analisis Standar Belanja
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Medan, Citra Effendi Capah, saat membuka Focus Group Discussion Penerapan Analisis Standar Belanja di lingkungan Pemko Medan. (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Medan berkomitmen memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan, Citra Effendi Capah, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) di lingkungan Pemko Medan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Citra menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan serta partisipasi para narasumber dan pimpinan perangkat daerah dalam pembahasan penerapan ASB.

Menurutnya, komitmen Pemko Medan dalam memperkuat ASB tidak sekadar menjadi wacana. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kapasitas aparatur, penyempurnaan dokumen ASB serta pengawasan yang transparan dan akuntabel.

"Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi antar-perangkat daerah, peningkatan kapasitas aparatur, penyempurnaan dokumen ASB secara berkelanjutan, serta pengawasan yang transparan dan akuntabel agar implementasi ASB berjalan secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Citra.

Ia menegaskan ASB tidak boleh hanya dipandang sebagai dokumen administratif atau formalitas dalam proses perencanaan anggaran.

Menurut Citra, ASB merupakan instrumen strategis yang dapat membantu pemerintah daerah memastikan setiap alokasi anggaran disusun secara rasional, terukur dan berorientasi pada hasil.

"ASB membantu kita memastikan bahwa alokasi anggaran didasarkan pada kebutuhan yang rasional, beban kerja yang terukur, serta target kinerja yang jelas. Penerapan ASB yang tepat akan mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada hasil," jelasnya.

Namun, Pemko Medan masih menghadapi sejumlah tantangan dalam penerapan ASB di lapangan.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan perbedaan pemahaman antarperangkat daerah serta kebutuhan untuk mengintegrasikan dan menyempurnakan data antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Karena itu, FGD tersebut dinilai penting sebagai ruang untuk menyamakan pemahaman sekaligus membahas berbagai persoalan teknis yang muncul dalam penerapan ASB.

Melalui forum tersebut, para peserta didorong berdiskusi secara terbuka, berbagi pengalaman, mengidentifikasi akar permasalahan serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan secara bersama-sama.

"FGD ini hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi antar-pemangku kepentingan, serta menghasilkan rekomendasi yang implementatif untuk diterapkan dalam perencanaan dan penganggaran di setiap perangkat daerah," harap Citra.

Ia juga meminta para narasumber memberikan pemaparan yang komprehensif dan menyesuaikan materi dengan perkembangan regulasi terbaru.

Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut merupakan akademisi dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Quality Medan, Dr. Ir. Immanuel Panusunan Tua Panggabean.

Menurut Citra, pemahaman yang sama mengenai ASB penting dimiliki seluruh OPD agar penerapannya dapat berjalan secara konsisten.

Dengan adanya kesamaan pemahaman, proses penyusunan perencanaan dan penganggaran di lingkungan Pemko Medan diharapkan semakin terukur dan sesuai dengan kebutuhan serta target kinerja masing-masing perangkat daerah.

"Saya berharap FGD ini tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga menghasilkan langkah-langkah nyata yang dapat ditindaklanjuti bersama dalam mengoptimalkan penerapan Analisis Standar Belanja demi mewujudkan tata kelola Pemko Medan yang semakin baik," pungkasnya.

Pemko Medan berharap penguatan penerapan ASB dapat mendorong pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Konsistensi seluruh perangkat daerah dalam menerapkan ASB juga menjadi bagian penting untuk memastikan penggunaan anggaran pemerintah daerah dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Geger Makalah Nobel MBG, Istana hingga Kemendagri Kompak Turun Tangan
BPS dan Komisi X DPR Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026, Mahasiswa Diajak Pahami Pentingnya Data
Istana Buka Suara soal Istilah "Londo Ireng" yang Disebut Prabowo
MK Putuskan Anggaran MBG Harus Pisah dari Pendidikan, Hasan Nasbi: "Masa Iya Kita Akalin?"
Disinggung Prabowo, Dokter Bongkar Fakta Asbes yang Bisa Picu Kanker Paru
Prabowo Ajak Kurangi Penggunaan Seng dan Asbes: Dinilai Berisiko bagi Kesehatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru