Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Imran juga menyebut pihaknya akan meminta Pemerintah Provinsi Aceh memberikan asistensi kepada Pemkot Subulussalam dalam mempercepat proses pemulihan permanen.
Memasuki triwulan ketiga 2026, Satgas PRR meminta seluruh perangkat daerah yang mengelola anggaran segera mempercepat tahapan mulai dari perencanaan, pengadaan, kontrak hingga pelaksanaan pekerjaan fisik.
Tambahan TKD tersebut ditegaskan harus digunakan sesuai peruntukannya, yakni untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Anggaran tidak diperbolehkan digunakan untuk membayar utang, menutup defisit, maupun kepentingan lain di luar program pemulihan.
"Sebenarnya kita enggak ada lagi debat, yang penting eksekusi di lapangan. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan merasa diperhatikan. Serapan kalian masih sangat rendah," tegas Imran.
Dengan percepatan tersebut, Satgas PRR berharap tambahan anggaran Rp84,93 miliar tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen APBK, tetapi segera diwujudkan menjadi pembangunan dan pemulihan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Subulussalam.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.