Komisi XIII DPR Desak Setneg Segera Rampungkan Semua PP Turunan KUHP-KUHAP Terbaru
JAKARTA Komisi XIII DPR RI mendesak Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) untuk segera menuntaskan seluruh peraturan pemerintah (PP) t
POLITIK
JAKARTA –Asosiasi Hakim Indonesia (AHI) melakukan audiensi dengan pimpinan DPR hari ini untuk menyampaikan keluhan serius mengenai kondisi keuangan mereka. Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung DPR, para hakim mengungkapkan bahwa gaji mereka tidak mengalami kenaikan selama 12 tahun terakhir, sehingga berdampak pada kemampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Perwakilan AHI, Rangga, menjelaskan bahwa hakim yang baru diangkat hanya menerima pendapatan bersih sekitar Rp 12 juta. Angka ini terdiri dari gaji pokok Rp 3,5 juta dan tunjangan Rp 8,5 juta. “Gaji kami saat ini bisa jadi seperti uang jajan Rafathar selama tiga hari. Rafathar itu anak selebgram, anak artis, Raffi Ahmad. Sedangkan kami punya tanggungan anak istri, orang tua,” ucap Rangga di hadapan pimpinan DPR, termasuk Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Syamsurizal.
Rangga menegaskan bahwa dengan tanggung jawab besar yang diemban sebagai hakim, gaji tersebut jelas tidak mencukupi. “Untuk dibagi-bagi ke keluarga saja tidak cukup. Setengah dari penghasilan kami harus diberikan untuk biaya sekolah anak, makan sehari-hari, sedangkan setengah lagi hanya berkisar 6 sampai 7 juta yang kami pegang,” terangnya.
Kondisi ini membuat para hakim merasa tertekan, terutama terkait mobilitas mereka dalam menjalankan tugas. “Kalau kami pakai motor, rentan sekali. Jika diserempet pihak berperkara, bisa mati konyol. Kami lebih memilih untuk ambil kredit mobil, meskipun bukan yang mewah,” jelas Rangga, menambahkan bahwa mereka pun ingin memiliki rumah meskipun sederhana.
“Mobil gak perlu mahal-mahal, yang 100 juta saja, paling mahal 200 juta. Kami bayar DP. Dari 6-7 juta, untuk cicilan saja sudah 2-3 juta, sisanya tinggal 3 juta. Hakim juga ingin punya rumah, tidak perlu megah dan mewah,” tambahnya.
Sebagai bentuk protes, para hakim di seluruh Indonesia telah mulai cuti atau mogok massal sejak kemarin. Rangga menekankan bahwa perjuangan untuk kenaikan gaji ini bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi demi meningkatkan kualitas keadilan di Indonesia. “Kualitas keadilan sangat bergantung pada kesejahteraan kami. Tanpa kesejahteraan yang layak, bagaimana kami bisa bekerja dengan fokus dan profesional?” ujarnya.
Sementara itu, pimpinan DPR menyatakan akan mempertimbangkan aspirasi tersebut dan berjanji untuk melakukan pembahasan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait, termasuk Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM.
Dalam suasana yang penuh harapan dan tantangan, para hakim berharap bahwa perjuangan mereka untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak dapat segera terwujud, sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya sebagai penjaga keadilan dengan lebih baik.
(N/014)
JAKARTA Komisi XIII DPR RI mendesak Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) untuk segera menuntaskan seluruh peraturan pemerintah (PP) t
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan posisi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden, menolak segala wacana pen
NASIONAL
PADANG LAWAS UTARA, SUMUT Sebuah video amatir yang viral di media sosial menampilkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Dolok Sigamp
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menekankan pentingnya perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak dan Retribusi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indonesia resmi menjadi salah satu founding member Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Dona
NASIONAL
DENPASAR Polresta Denpasar menangkap seorang pria berinisial ASR (33), anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI Angkatan Darat, terkait du
HUKUM DAN KRIMINAL
BATUBARA Dalam rangka menjalankan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku me
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengajukan gugatan perdata terhadap enam perusahaan yang beroperasi di Sumatera Utara. Gugata
NASIONAL
PELALAWAN Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur Kilometer 86, Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin pagi, 26 Janu
PERISTIWA
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar workshop pening
NASIONAL