JAKARTA -Diah Pikatan Orissa Putri Haprani, yang akrab disapa Pinka, resmi dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk periode 2024-2029. Putri sulung Ketua DPR RI, Puan Maharani, ini menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan isu-isu terkait anak, perempuan, dan disabilitas selama masa jabatannya di parlemen.
Dalam keterangan tertulis yang diterima media, Pinka menegaskan, “Untuk aku perempuan dan anak, juga disabilitas. Itu adalah konsen saya.” Pernyataan ini menunjukkan tekadnya untuk menjadi suara bagi kelompok-kelompok yang sering kali terpinggirkan dalam masyarakat.
Menanti Instruksi Partai
Sejak dilantik, Pinka mengungkapkan bahwa dia masih menunggu instruksi dari partai terkait penempatan di komisi-komisi DPR. Hingga saat ini, belum ada penugasan resmi yang diterimanya. “Tunggu perintah ya. Kalau ditanya mau apa? Maunya (Komisi) X (yang membidangi) pendidikan dan budaya, tapi belum tahu, masih tunggu perintah fraksi,” ujarnya.
Dengan semangat yang tinggi, Pinka berharap dapat berkontribusi secara aktif dalam bidang pendidikan dan budaya, yang dianggapnya sebagai fondasi penting untuk pembangunan masyarakat. Ia menyadari pentingnya fokus pada isu-isu ini, mengingat perannya sebagai legislator muda yang memiliki potensi untuk membawa perubahan.
Bergaul dengan Para Senior
Meski baru berusia 25 tahun, Pinka menyatakan bahwa dia tidak mengalami kesulitan dalam bergaul dengan para senior di DPR. Ia berkomitmen untuk membangun komunikasi yang baik dengan anggota DPR dari berbagai fraksi. “Kita sama semua, mau beda partai mau beda jarak umur, itu harus tetap deket dong kalau kenal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pinka menambahkan, “Kalau nggak (kenal), nanti kenalan dulu,” menunjukkan keterbukaannya untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan rekan-rekannya di parlemen.
Menghadapi Tantangan di Dapil Jateng IV
Pinka mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV, yang mencakup Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Karanganyar. Dapil ini dikenal sebagai salah satu ‘Dapil Neraka’ karena banyaknya incumbent dan tokoh-tokoh terkenal yang bertarung. Meskipun demikian, Pinka berhasil mengumpulkan lebih dari 60 ribu suara, mengungguli sejumlah petahana anggota DPR senior.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Pinka telah mampu menarik perhatian pemilih, terutama generasi muda, untuk berpartisipasi dalam proses politik. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Pinka berharap dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dan negara melalui perannya di DPR.
Kepedulian terhadap Isu-isu Sosial
Sebagai anggota DPR, Pinka memiliki visi untuk meningkatkan perhatian terhadap isu-isu sosial, khususnya yang berkaitan dengan perempuan, anak, dan penyandang disabilitas. Ia bertekad untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan kelompok ini, serta menciptakan kebijakan yang mendukung pengembangan potensi mereka dalam masyarakat.
Dengan pelantikan Diah Pikatan Orissa Putri Haprani, diharapkan akan ada angin segar di DPR RI, membawa semangat dan perspektif baru yang lebih inklusif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(N/014)
Putri Puan Maharani, Diah Pikatan, Fokus pada Isu Hak Perempuan dan Disabilitas di Parlemen