Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN - Sumatera Utara berpotensi menghadapi sejumlah bencana hidrometeorologi sepanjang September hingga Oktober 2026. Mengantisipasi kondisi tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi kering dan basah.
Ingub tersebut ditujukan kepada para bupati, wali kota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Instruksi itu ditandatangani Bobby pada Selasa (1/9/2026).
Dalam instruksinya, Bobby meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir hingga tanah longsor.Baca Juga:
Untuk menghadapi bencana hidrometeorologi kering, para kepala daerah diminta mengawasi kawasan hutan dan lahan di wilayah masing-masing. Salah satu langkah yang ditekankan adalah memastikan tidak ada kegiatan pembukaan lahan dengan cara dibakar.
"Setiap kejadian kebakaran ditangani secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi, lalu memastikan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai bahaya kebakaran lahan dalam kondisi cuaca panas dan kering," demikian isi Ingub Nomor 188.54/8/1NST/2026.
Bobby juga meminta upaya pencegahan dilakukan sebelum kebakaran terjadi, sehingga penanganan tidak hanya mengandalkan langkah pemadaman setelah api muncul.
Untuk menghadapi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor, kepala daerah diminta melakukan sejumlah langkah mitigasi.
Salah satunya adalah menyiapkan evakuasi mandiri berbasis komunitas pada permukiman yang berada di bawah tebing atau kawasan rawan longsor. Evakuasi dilakukan apabila hujan lebat turun lebih dari satu jam secara berturut-turut.
Pemerintah daerah juga diminta memantau debit air dan curah hujan di wilayah hulu sungai secara berkala. Pemantauan tersebut bertujuan memberikan informasi peringatan dini mengenai kenaikan tinggi muka air kepada wilayah hilir.
Selain itu, seluruh aktivitas warga di sepanjang bantaran sungai yang mengalami peningkatan debit air diminta dihentikan ketika terjadi cuaca ekstrem.
Langkah mitigasi lainnya meliputi pembersihan drainase perkotaan, pengerukan sedimentasi sungai, pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), serta perbaikan tanggul kritis yang rawan terdampak luapan air.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Tuahta Ramajaya mengatakan penerbitan Ingub dipicu tingginya risiko bencana hidrometeorologi basah maupun kering di Sumatera Utara.
Berdasarkan rekapitulasi BPBD Sumut sejak 1 Januari hingga 4 September 2026, cuaca ekstrem menjadi bencana yang paling sering terjadi dengan 127 kejadian. Data tersebut mencakup angin puting beliung dan kekeringan.
Berikutnya terdapat 86 kejadian tanah longsor, 73 kejadian banjir, serta 46 kejadian kebakaran hutan dan lahan.
"Hasil rekapitulasi kami dari 1 Januari hingga 4 September 2026, bencana yang paling sering terjadi adalah cuaca ekstrem sebanyak 127 kali, termasuk angin puting beliung dan kekeringan. Kemudian diikuti tanah longsor 86 kali, banjir 73 kali, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 46 kali," ujar Tuahta, Senin (7/9/2026).
Tuahta menyebut Ingub tersebut menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam menghadapi potensi karhutla antara lain Samosir, Padang Lawas, Simalungun dan Labuhanbatu.* (k/dh)
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN