BREAKING NEWS
Jumat, 11 September 2026

"Butuh Rujukan ke Jakarta atau Medan? Pasti Kami Penuhi", Gibran dan Bobby Pastikan Semua Biaya Pengobatan Korban MBG Karo Ditanggung

Abyadi Siregar - Jumat, 11 September 2026 16:36 WIB
"Butuh Rujukan ke Jakarta atau Medan? Pasti Kami Penuhi", Gibran dan Bobby Pastikan Semua Biaya Pengobatan Korban MBG Karo Ditanggung
Gubernur Sumut Bobby Nasution mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming mengunjungi Korban keracunan MBG di Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Amanda Jalan Lintas Desa Raya Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026). (Foto: Alexander AP Siahaan/Disko
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026). Pemerintah memastikan para korban mendapat pelayanan kesehatan hingga kondisi mereka pulih.

Gibran dan Bobby disambut Bupati Karo Antonius Ginting serta Direktur Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham saat tiba di rumah sakit tersebut. Keduanya kemudian menemui sejumlah siswa yang masih menjalani perawatan di Ruang Karawang.

Dalam kunjungan itu, Gibran dan Bobby juga berdialog dengan keluarga siswa. Orang tua korban menyampaikan sejumlah keluhan, termasuk permintaan agar biaya pemeriksaan dan perawatan lanjutan dapat ditanggung pemerintah.

Baca Juga:

"Kedatangan saya kemari untuk memastikan anak bapak ibu bisa sembuh dan bersekolah kembali. Mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan terbaik. Tadi saya datangi satu-satu, apa saja yang diperlukan. Apakah butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, semua pasti kami penuhi," ujar Gibran.

Gibran menegaskan pemerintah akan menanggung biaya pengobatan para siswa yang menjadi korban dugaan keracunan MBG.

"Tolong ini nanti Pak Gubernur, biayanya kita tanggung semua," katanya.

Bobby kemudian menanyakan kondisi para siswa kepada orang tua korban. Dia juga meminta Kepala Dinas Kesehatan Sumut serta perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti berbagai keluhan yang disampaikan keluarga.

Selain penanganan medis, Pemprov Sumut memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis para siswa. Pemerintah menilai proses pemulihan tidak cukup hanya dengan perawatan fisik, tetapi juga perlu memastikan kondisi mental anak terus membaik.

"Proses pemulihan para siswa tidak berhenti setelah mereka mendapatkan perawatan medis. Pemerintah tetap melakukan pendampingan untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis mereka terus membaik," kata Bobby.

Salah seorang siswa, SV, mengaku masih mengalami sejumlah keluhan kesehatan seperti sakit kepala, sesak, dan sakit perut. Pada Jumat (11/9/2026), SV disebut menjalani pengobatan jalan di RS Efarina dengan biaya mandiri.

"Harapannya jaminan kesehatannya dipertanggungjawabkan. Memang kami milih jalur untuk berobat mandiri," ujarnya.

Setelah dari RS Efarina Etaham, Gibran dan Bobby melanjutkan kunjungan ke RS Amanda di Jalan Lintas Desa Korpri, Berastagi. Mereka menjenguk Agnesia Paruliana br Silitonga, salah satu siswi yang menjadi korban dugaan keracunan MBG.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usai Santap Kebab, Nugget, dan Salak, 352 Siswa di 5 Sekolah Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
Minta Maaf dan Pastikan Biaya Ditanggung, Gibran Pesan Orang Tua Jangan Paksakan Anak Masuk Sekolah sebelum Pulih
Mahfud MD Usul SPPG Dihapus, MBG Dikelola Kopdes Merah Putih dan Dimasak di Sekolah
Kasus yang Sempat Ramai Jadi Sorotan Nasional, Wapres Gibran Akhirnya Terbang ke Karo Jenguk Langsung Korban Keracunan MBG
Dinkes Sumut Bantah Keras Isu Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Hilang Ingatan 70 Persen
Satu Sampel Makanan MBG di Sidoarjo Positif Terkontaminasi Bakteri, Apa Jenisnya?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru