BREAKING NEWS
Senin, 14 September 2026

Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan, Wali Kota Tanjungbalai: Beras Wajib Dibawa Pulang, Jangan Dijual

Muhammad Taufik - Senin, 14 September 2026 18:54 WIB
Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan, Wali Kota Tanjungbalai: Beras Wajib Dibawa Pulang, Jangan Dijual
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada warga penerima manfaat di Kantor Kel. Beting Kuala Kapias, Kec. Teluk Nibung, Rabu, 14 September 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI — Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada warga penerima manfaat di Kantor Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Rabu, 14 September 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pangan yang diberikan pemerintah tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang berhak.

Dalam peninjauan tersebut, Mahyaruddin mengatakan program bantuan pangan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.

Baca Juga:

Pemerintah juga berupaya memastikan pasokan pangan tetap tersedia sehingga tidak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat.

Wali Kota memastikan beras yang disalurkan memiliki kualitas dan jumlah sesuai dengan ketentuan.

Ia juga mengingatkan penerima manfaat agar bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.

"Beras yang disalurkan ini merupakan beras dengan kualitas yang baik dan dengan jumlah yang sesuai. Yang paling penting, tidak boleh Bapak Ibu perjualbelikan. Wajib dibawa pulang, dimanfaatkan buat keluarganya. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi Bapak dan Ibu sekalian," ujar Wali Kota.

Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tanjungbalai drh Muslim menjelaskan bantuan yang disalurkan kali ini merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli hingga September 2026.

Setiap Kepala Keluarga (KK) menerima 10 kilogram beras per bulan.

Dengan demikian, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan tersebut.

Khusus di Kelurahan Beting Kuala Kapias, tercatat 1.753 KK menerima bantuan. Total beras yang disalurkan mencapai 52,590 ton.

"Khusus di Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung hari ini, tercatat ada 1.753 KK penerima manfaat dengan total beras yang disalurkan mencapai 52,590 ton. Perlu diketahui juga bahwa sesuai kebijakan terbaru dari pemerintah pusat, bantuan berupa minyak goreng sudah tidak dialokasikan lagi. Mohon dimaklumi, ini kebijakan pemerintah pusat," jelas Muslim.

Data penerima bantuan tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Penerima berasal dari kelompok masyarakat desil 1 hingga 4.

Penyaluran bantuan ditutup dengan penyerahan beras secara simbolis oleh Mahyaruddin kepada sejumlah warga penerima manfaat.

Setelah penyerahan bantuan, Wali Kota juga berdialog secara singkat dengan masyarakat penerima manfaat untuk mendengar kondisi dan kebutuhan mereka.

Mahyaruddin mengatakan peninjauan langsung dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur Forkopimda atau perwakilan, Kepala BPS Tanjungbalai Nizaruddin, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Asisten Ekbang Tajul Abrar, Camat Teluk Nibung Darmansyah Merta Wijaya, lurah dan kepala lingkungan se-Kecamatan Teluk Nibung, serta masyarakat setempat.

Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Peduli Kesehatan Warga Binaan, Pemko Tanjungbalai dan Lapas Kelas IIB Gelar Deteksi Dini TB serta CKG
Menkop Ferry Juliantono Dorong KDKMP Banjarnegara Segera Beroperasi, Siapkan 3 Langkah Percepatan
Jembatan Pongpet Pangandaran Rusak, Kasad Maruli Simanjuntak Janji Bangun Ulang dalam Dua Bulan
Kondisi Krismas Kembali Menurun, Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Dirawat Lagi
Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Dirujuk ke RSCM, Kondisi Febi Mulai Lebih Segar
Rico Waas Ajukan APBD Medan 2027 Rp7,16 Triliun, Fokus pada 17 Program Prioritas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru