BREAKING NEWS
Rabu, 07 Oktober 2026

Cegah Bahaya Limbah B3, DLH Binjai Siapkan Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik Terpadu

Hadyan - Rabu, 07 Oktober 2026 18:42 WIB
Cegah Bahaya Limbah B3, DLH Binjai Siapkan Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik Terpadu
DLH Kota Binjai menyosialisasikan rencana pembangunan FPSS untuk memperkuat pengelolaan sampah yang memerlukan penanganan khusus. Sosialisasi digelar di Aula Kantor DLH Kota Binjai, Jalan Sibolga Nomor 5, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (7/10/2026). (Foto:
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai menyosialisasikan rencana pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik (FPSS) untuk memperkuat pengelolaan sampah yang memerlukan penanganan khusus. Sosialisasi digelar di Aula Kantor DLH Kota Binjai, Jalan Sibolga Nomor 5, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Plt Kepala UPTD TPA dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Binjai Muhammad Adarsyah sebagai narasumber, didampingi Penyuluh Lingkungan Hidup Muda Debby Lestari.

Sosialisasi turut dihadiri perwakilan TK Negeri Pembina 1, SMA Negeri 5 Binjai, Polsek Binjai Selatan serta sejumlah pihak terkait.

Baca Juga:

Dalam pemaparannya, Adarsyah menjelaskan pengelolaan sampah spesifik mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik, serta Peraturan Menteri LHK Nomor 9 Tahun 2024.

Menurutnya, sampah spesifik merupakan sampah yang karena sifat, konsentrasi dan volumenya memerlukan pengelolaan khusus.

Jenis sampah tersebut antara lain sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3), sampah yang mengandung limbah B3, sampah akibat bencana, puing bongkaran bangunan, hingga sampah yang secara teknologi belum dapat diolah.

Adarsyah mengatakan pembangunan FPSS ditujukan untuk menyediakan sarana pemilahan dan pengumpulan sampah spesifik secara terpadu sehingga potensi pencemaran lingkungan dapat ditekan.

"Tujuannya untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, menangani sampah B3 secara aman, mengontrol dampak pencemaran, serta mendukung keberlanjutan lingkungan," kata Adarsyah.

Dia menjelaskan pengelolaan di FPSS nantinya dilakukan secara bertahap. Sampah berasal dari sumber, kemudian dipilah melalui dropbox sampah spesifik sebelum diangkut menuju Gedung FPSS.

Selanjutnya, sampah tersebut akan dikirim ke tempat pengelola limbah B3 yang resmi.

Adarsyah mengatakan pembangunan dan pengelolaan sampah spesifik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal.

"Melalui sosialisasi ini kami ingin menyamakan persepsi dan membangun sinergi dengan semua pihak. Pengelolaan sampah spesifik memerlukan kolaborasi agar lebih optimal, aman, dan berwawasan lingkungan," ujarnya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DLH Medan Buka-bukaan Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar di APBD 2026, Bantah Anggarkan Bulldozer
Dipantau 24 Jam Nonstop di 3 Titik, Kualitas Udara Medan Bertahan di Kategori Baik-Sedang
Kualitas Udara Medan Terpantau Baik hingga Sedang, Warga Bisa Cek Secara Real-Time
Medan Dikepung Kabut Asap Hingga ISPA Tembus 196 Ribu Kasus, Rico Waas Minta Warga Waspada
Tersengat Listrik Saat Pasang Bendera, Wali Kota Tanjungbalai Pastikan 2 Pekerja DLH Dapat Pendampingan
Bahu-membahu di Krueng Aceh, Polisi dan Pasukan Oranye Sisir Sampah Hingga Pangkas Pohon Lapuk
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru