JAKARTA -Politikus Demokrat Andi Arief mengumumkan bahwa ia akan segera menjalani operasi transplantasi hati setelah mendapatkan donor dari orang-orang terdekatnya. Dalam sebuah video yang dibagikan pada Minggu (22/9), Andi menyampaikan bahwa saat ini ia sedang menunggu jadwal pasti untuk prosedur medis yang penting ini.
Andi mengungkapkan bahwa salah satu pendonor hatinya adalah anak sulungnya, Fazle Merah Maula. Selain Fazle, terdapat dua pendonor lainnya, yaitu Ondo, seorang asisten dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, dan Rio, seorang guru kesehatan yang juga merupakan mahasiswa S2 di Universitas Indonesia. Andi menekankan bahwa Ondo merupakan anak dari sahabatnya yang telah dikenalnya selama lebih dari 30 tahun.
“Keduanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Singapura,” ungkap Andi. Ia menegaskan pentingnya proses pemeriksaan ini untuk memastikan bahwa semua data kesehatan dan kesiapan medis telah lengkap sebelum operasi dilakukan.
Andi juga menjelaskan bahwa ia akan mengadakan konferensi virtual dengan dokter terkait untuk membahas rencana operasinya. “Besok, kami akan Zoom dengan dokter untuk mendapatkan hasil observasi yang lengkap secara medis, termasuk melalui komite etik, karena ketatnya regulasi terkait perdagangan organ,” jelasnya.
Dengan pengalaman hampir dua tahun menjalani proses medis di Singapura, Andi merasa optimis. Ia mengungkapkan, “Data saya sudah cukup lengkap, dan saya telah menjalani berbagai pemeriksaan yang diperlukan. Kami memutuskan untuk melakukan transplantasi di Singapura karena jadwalnya lebih cepat dibandingkan di Indonesia.”
Andi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua rekan yang telah memberikan dukungan, baik moral maupun praktis, dalam proses mendapatkan donor hati. “Keberhasilan transplantasi hati di Singapura juga cukup tinggi, dan saya berharap bisa segera dioperasi,” tambahnya.
Ia menegaskan pentingnya kesadaran akan kebutuhan donor organ dan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih terbuka terhadap isu ini. “Saya menyerahkan semua pada hasil medis dan berharap semua berjalan lancar. Terima kasih kepada semua yang telah membantu saya,” tutup Andi dengan harapan positif untuk masa depannya.
Transplantasi hati merupakan prosedur medis yang kompleks dan memerlukan persiapan yang matang, baik dari segi medis maupun psikologis. Dukungan dari keluarga dan teman-teman dekat menjadi sangat penting dalam proses pemulihan pasca-operasi. Andi Arief kini menantikan momen penting dalam hidupnya ini, dengan harapan akan segera pulih dan kembali berkontribusi dalam dunia politik dan masyarakat.
(N/014)
Andi Arief Siap Jalani Transplantasi Hati di Singapura, Sang Anak Jadi Calon Pendonor?