Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi atas peresmian Rumah Peradaban Tahfiz Qur'an.
Ia berharap lembaga tersebut tidak hanya membantu anak-anak belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mendorong mereka memahami serta menerapkan ajaran yang terkandung di dalamnya.
"Dari tempat yang sederhana ini, kita berharap akan lahir para hafiz dan hafizah yang menjadi benteng moral bangsa, membawa keberkahan, serta menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif zaman," pesan Bupati.
Baca Juga:
Ia juga mengajak pengurus, pembina, ustaz dan ustazah, serta orang tua untuk bekerja sama mendampingi anak-anak agar konsisten mempelajari Al-Qur'an.
Pemerintah Kabupaten Simalungun, lanjutnya, menyambut baik keberadaan rumah tahfiz tersebut sebagai sarana pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Dr. Sugiat Santoso, SE., MSP, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengatakan peringatan haul memiliki makna mendalam.
Ia berharap Rumah Peradaban Tahfiz Qur'an dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter generasi muda.
"Saya berharap gedung yang telah diresmikan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan terus berkembang sehingga memberikan manfaat nyata, luas, dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Tuan Guru Batak Syekh Dr. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, MA, menyampaikan terima kasih kepada para undangan dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menceritakan perjalanan Pondok Persulukan Serambi Babussalam yang bermula dari tempat sederhana, kemudian berkembang menjadi lokasi yang dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, pejabat pemerintahan, unsur TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat dari berbagai daerah.Ahmad Sabban berharap keberadaan persulukan, masjid, dan Rumah Peradaban Tahfiz Qur'an dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga berharap kawasan tersebut terus menjadi pusat penguatan kehidupan keagamaan dan kerukunan antarumat beragama di Simalungun dan sekitarnya.
"Mari kita terus saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan memelihara keharmonisan di tengah keberagaman bangsa Indonesia yang menjadi kekuatan kita bersama," ajaknya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.