Kapolsek Dendang Ajak Warga Perkuat Kamtibmas, Pencegahan Karhutla Jadi Fokus Jumat Curhat
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
JAKARTA –Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa ia sempat ditawari posisi menteri dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, dalam pernyataannya pada Sabtu (31/8) di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Hashim menegaskan bahwa ia telah menolak tawaran tersebut.
“Saya mau sampaikan bahwa supaya ada sebuah kejelasan, saya tidak akan jadi menteri. Jadi, ada lowongan, satu kursi menteri masih ada. Itu salah satu yang saya tidak akan, dan saya sudah menolak,” ujar Hashim dalam kesempatan tersebut.
Hashim, yang merupakan adik kandung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, tidak merinci secara spesifik posisi menteri apa yang ditawarkan kepadanya. Meskipun demikian, penolakannya menunjukkan sikap tegasnya dalam tidak ingin terlibat langsung dalam kabinet pemerintah yang baru.
Ketika ditanya mengenai alasan di balik keputusannya, Hashim mengungkapkan bahwa ia merasa lebih baik berada di luar pemerintahan. “Saya rasa posisi saya lebih baik di luar pemerintah, khususnya untuk menjadi perantara dalam membantu pemerintahan Prabowo,” jelasnya.
Hashim menggambarkan peranannya sebagai “tukang pos” yang memiliki tugas penting untuk menyampaikan korespondensi dan membantu mengatasi berbagai masalah yang mungkin muncul dalam birokrasi. “Jabatan saya itu sangat terhormat, yaitu tukang pos, saya tukang pos mungkin paling tertinggi di Indonesia,” ujarnya dengan nada bercanda. “Dan tugas saya adalah untuk sampaikan korespondensi dan sebagainya-sebagainya yang mungkin bisa macet di dalam birokrasi karena ada protokol dan sebagainya.”
Penolakan Hashim terhadap tawaran menteri ini menambah dinamika dalam pembentukan kabinet pemerintahan yang akan datang. Hal ini juga menunjukkan komitmen Hashim untuk tetap memainkan peran yang dianggapnya lebih efektif dalam mendukung pemerintah tanpa harus berada dalam struktur formalnya.
Sementara itu, Partai Gerindra dan pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, kini harus mencari pengganti untuk posisi menteri yang sebelumnya direncanakan untuk Hashim. Pembentukan kabinet yang komprehensif dan efektif menjadi salah satu prioritas utama dalam proses transisi pemerintahan mendatang.
Sebagai tambahan informasi, pelantikan presiden dan kabinet baru direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah pemilihan presiden dan wakil presiden. Hashim Djojohadikusumo, dengan pengalamannya dalam dunia politik dan bisnis, tetap berkomitmen untuk mendukung agenda pemerintahan dari luar struktur kabinet.
(N/014)
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanju
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan 65 Bintara Remaja Satua
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan jilid IV yang diajukan Roy Suryo terkait gugatan atas
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026). Pusat Informasi Harga
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL