Layani hingga 300 Pasien per Hari, Puskesmas Helvetia Medan Direhabilitasi Total
MEDAN Pemerintah Kota Medan merehabilitasi total Puskesmas Helvetia di Jalan Kemuning, Kecamatan Medan Helvetia. Penataan dilakukan untu
KESEHATAN
JAKARTA –Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima penghargaan Agricola Medal dari Food and Agriculture Organization (FAO), sebuah pengakuan internasional yang diberikan atas keberhasilan dalam mengatasi kelaparan dan kemiskinan di Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal FAO, Qu Dong Yu, dalam sebuah upacara yang berlangsung di Istana Negara pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Pantauan di lokasi, Presiden Jokowi tiba di Istana Negara sekitar pukul 10.05 WIB. Mengenakan batik berwarna coklat, Jokowi tampak menghadiri acara tersebut dengan penuh khidmat. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, yang turut memberikan dukungan dalam upaya pemerintah dalam sektor pangan dan pertanian.
Penghargaan Agricola Medal diberikan oleh FAO sebagai bentuk penghargaan atas prestasi Jokowi dalam mengurangi masalah kelaparan dan kemiskinan yang selama ini menjadi perhatian global. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya dan kebijakan yang telah diterapkan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Presiden Jokowi duduk sejajar dengan Direktur Jenderal FAO, Qu Dong Yu, serta beberapa menteri kunci dari Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Penghargaan Agricola Medal ini bukanlah yang pertama kali diberikan oleh FAO kepada pemimpin Indonesia. Sebelumnya, penghargaan serupa juga pernah diterima oleh Presiden Soeharto. Penganugerahan ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan Indonesia dalam sektor pertanian dan upaya untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik bagi rakyat.
Selama acara berlangsung, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan laporan terkait dengan perkembangan dan pencapaian sektor pertanian di Indonesia. Laporan tersebut menyoroti berbagai inisiatif dan program yang telah diluncurkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pengelolaan sumber daya alam, dan distribusi pangan secara efektif.
FAO, sebagai badan PBB yang berfokus pada bidang pangan dan pertanian, memberikan penghargaan ini untuk menghargai upaya individu atau negara yang menunjukkan komitmen dan prestasi luar biasa dalam memerangi kelaparan dan kemiskinan. Penghargaan ini juga menjadi simbol pengakuan internasional terhadap kebijakan dan program yang sukses dalam sektor pertanian dan pangan.
Presiden Jokowi dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Dia menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan dorongan tambahan bagi pemerintah Indonesia untuk terus berkomitmen dalam memajukan sektor pertanian dan memastikan kesejahteraan masyarakat. Jokowi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mencapai tujuan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, yang menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia. Penghargaan Agricola Medal merupakan penghargaan yang membanggakan dan menjadi pengakuan atas kerja keras dan dedikasi pemerintah Indonesia dalam sektor pertanian.
Dengan diterimanya penghargaan ini, Presiden Jokowi dan pemerintah Indonesia berharap dapat terus melanjutkan upaya dalam meningkatkan sektor pertanian, mengurangi angka kelaparan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia. Penghargaan ini juga diharapkan dapat memotivasi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam mencapai tujuan ketahanan pangan yang lebih baik di masa depan.
(N/014)
MEDAN Pemerintah Kota Medan merehabilitasi total Puskesmas Helvetia di Jalan Kemuning, Kecamatan Medan Helvetia. Penataan dilakukan untu
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan membangun drainase sepanjang sekitar 670 meter di Jalan Pasar I, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helveti
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung pembangunan drainase sepanjang 505 meter di Jalan Sei Asahan, Kecamatan Me
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan M
PENDIDIKAN
DELI SERDANG, BITV ONLINE Kondisi jalan di Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Su
PERISTIWA
BATU BARA Dalam upaya memperkuat integritas, kedisiplinan, pengawasan internal, serta tata kelola pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyara
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada K
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama tiga terdakwa lainnya menyiapkan puluhan saksi dan ahli untuk dihadirkan dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/20
EKONOMI
BANDA ACEH Forum Bangun Aceh (FBA) menggelar workshop kajian risiko bencana dan penyusunan Rencana Kontinjensi (RENKON) Gampong untuk memp
NASIONAL