Sidang Syarat Pendidikan Gibran Memanas, MK Bakal Gelar Pembuktian Hari Rabu
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Nomor 01/PHPU.PRESXXIV/20
POLITIK
JAKARTA -Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengeluarkan pernyataan tegas yang mengkritisi kebiasaan anggota DPR dalam melaksanakan kunjungan kerja (kunker). Dalam pidatonya pada Senin, 26 Agustus 2024, Megawati menekankan pentingnya perhatian terhadap daerah-daerah pelosok di Indonesia dan menyinggung tentang kunjungan luar negeri yang dianggapnya tidak relevan dengan kebutuhan daerah-daerah yang lebih terpencil.
Pernyataan tersebut disampaikan Megawati usai menyerahkan rekomendasi kepada enam pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur di kantor DPP PDIP. Megawati membuka pidatonya dengan mengungkit kondisi Palestina, yang saat ini tengah berjuang untuk mempertahankan tanah airnya. Ia mengaitkan perjuangan Palestina dengan pentingnya memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam.
“Padahal ini tanah airmu, kebayang enggak kalau orang enggak punya tanah air kayak Palestina sekarang. Sampai untuk punya namanya tanah air berani bertempur melawan kekuatan yang seperti itu berapa banyak yang sudah meninggal,” ujar Megawati, mengingatkan hadirin akan pentingnya menghargai dan memperjuangkan tanah air sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Megawati juga menceritakan pengalamannya berkunjung ke Dobo, ibu kota Kepulauan Aru di Provinsi Maluku. Ia meminta para peserta untuk mencari informasi tentang lokasi tersebut sebagai bentuk pengingat akan pentingnya perhatian terhadap daerah-daerah yang kurang dikenal. “Saya pernah ngomong saya pernah ke Dobo, silakan cari kalau ada Dobo di mana, cari! Jadi jangan sombong sepertinya sudah tahu semua. No!! Betul. Cari deh lihat. Kalau nanti saya panggil jangan gemetar suruh mana Dobo,” ujarnya dengan nada sindiran.
Megawati kemudian mengarahkan kritikannya kepada anggota DPR yang sering melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Menurutnya, alangkah lebih baik jika mereka juga meluangkan waktu untuk mengunjungi daerah-daerah pelosok di Indonesia. “Ya itu loh, daripada kalian ke luar negeri, saya sampai ngomong itu yang DPR-DPR tuh mbok ya ada kunjungan kerja leh mbok pergi lah perginya ya gitu ke mana kek di ini [pelosok] enggak. Selalu luar negeri, selalu luar negeri. Aiiiihh,” cetus Megawati, menunjukkan rasa frustrasinya terhadap kebiasaan tersebut.
Pernyataan Megawati ini menggarisbawahi kebutuhan untuk menyeimbangkan fokus perhatian dan upaya pembangunan antara daerah-daerah yang telah berkembang dan daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian khusus. Dengan menekankan pentingnya kunjungan ke daerah-daerah pelosok, Megawati berharap agar para pejabat dan anggota legislatif dapat lebih memahami dan menyelesaikan permasalahan yang ada di seluruh penjuru Indonesia, bukan hanya yang tampak di permukaan atau yang sering mendapat sorotan media internasional.
(N/014)
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Nomor 01/PHPU.PRESXXIV/20
POLITIK
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Mashudi menjelaskan alasan foto terpidana ka
NASIONAL
JAKARTA Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Plt Dirjenpas) Mashudi mengatakan Ferdy Sambo menjadi salah satu warga binaan ya
NASIONAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia (ORI) tidak hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI yang membahas temuan fasilitas
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Senin (28/9/2026) tercatat berada dalam kategori sedang berdasarkan indeks kua
KESEHATAN
TAPTENG Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah te
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto tetap menghadiri rapat Komisi XIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Seni
NASIONAL
BANDA ACEH Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap dua pria berinisial MR alias Cek (20) dan FS (32) yang diduga terlibat penggelapan sep
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh, Muhammad Rasya Fadilla (18), meninggal dunia di RSUD Zainoel Abidin
PERISTIWA
MEDAN Polisi menggagalkan peredaran 150 kilogram narkotika jenis sabu dari jaringan internasional yang diduga berasal dari Malaysia. Sabu t
HUKUM DAN KRIMINAL