Kasus Korupsi MBG Terus Bergulir, Kejagung Geledah Rumah dan Kantor di Jakarta dan Bandung
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bandung terkait penyidikan dugaan korupsi t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, memberikan tanggapan terkait pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mengaku mendengar kabar adanya upaya untuk merebut partai berlambang banteng tersebut. Puan menegaskan bahwa jika ada upaya seperti itu, ia yakin hal tersebut tidak akan pernah berhasil.
Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Puan Maharani meminta agar awak media menanyakan langsung soal kabar tersebut kepada Megawati Soekarnoputri. “Tanya ke Ibu Mega,” ujar Puan dengan singkat saat menjawab pertanyaan wartawan.
Lebih lanjut, Puan mengungkapkan bahwa dirinya secara pribadi tidak melihat adanya upaya-upaya yang dimaksud oleh Megawati. “Nggak, nggak ada (upaya pengambilalihan PDIP). Kalau ada pun, ya enggak,” tambahnya menutup pembicaraan.
Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan publik yang mengejutkan, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan kesiapan dirinya untuk kembali menjabat sebagai ketua umum PDIP pada periode berikutnya. Megawati menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendengar kabar mengenai adanya upaya untuk merebut PDIP. “Eh begitu dengar ini akan diambil nih kayaknya PDI Perjuangan, saya mau jadi ketua umum lagi! Keren apa enggak?” kata Megawati dalam sebuah wawancara, Rabu (14/8).
Megawati yang kini berusia 77 tahun sebelumnya telah mengisyaratkan keinginannya untuk pensiun dari dunia politik. Namun, situasi terbaru ini tampaknya mendorongnya untuk mempertimbangkan kembali masa depan kepemimpinannya di PDIP.
Dengan latar belakang politik Megawati yang kuat dan reputasinya sebagai tokoh kunci dalam partai, pengumuman ini menjadi sorotan utama di kalangan pengamat politik dan kader partai. Keputusan Megawati untuk kembali memimpin PDIP tentunya akan membawa dampak besar bagi arah dan strategi partai menjelang periode berikutnya.
Dapat dipastikan, dinamika politik ini akan terus berkembang seiring dengan proses internal PDIP dan reaksi dari berbagai pihak yang terlibat.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bandung terkait penyidikan dugaan korupsi t
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Di tengah kuatnya modernisasi, masyarakat Suku Pakpak di Sumatera Utara masih mempertahankan sebuah tradisi yang sarat nilai kekel
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara menegaskan larangan keras terhadap praktik pungutan liar (pungli) di seluruh sekolah yang
PENDIDIKAN
BINJAI Dukungan terhadap Tim Nasional Indonesia U19 terus mengalir menjelang laga semifinal Piala AFF U19 2026. Kali ini, dukungan dat
NASIONAL
MEDAN Direktur Keuangan Perum Bulog, Hendra Susanto, meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara untu
EKONOMI
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea membantah keras isu yang menyebut Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perseteruan antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Konflik yang awalnya ber
ENTERTAINMENT
JAKARTA Pemerintah kembali membahas arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional yang bertuj
NASIONAL