Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sosial dan Santunan Anak Yatim
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
JAKARTA –Partai Golkar tengah menghadapi pergeseran besar dalam kepemimpinannya setelah Ketua Umum (Ketum) Airlangga Hartarto memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Keputusan ini memicu proses pencarian pemimpin baru yang akan dilaksanakan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Sejumlah nama mulai muncul sebagai calon potensial, termasuk Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.
Jusuf Hamka, yang juga baru-baru ini mundur dari Golkar, memberikan pesan penting terkait pemilihan ketum baru. Menurutnya, Golkar yang merupakan partai besar dan bersejarah harus dipimpin oleh individu yang berkualitas. “Siapa pun putra putri bangsa yang terbaik silakan memimpin Golkar. Karena Golkar partai besar, bukan partai karbitan, tentunya harus dipegang oleh orang-orang yang baik,” ujar Jusuf Hamka dalam pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar, Senin (12/8/2024).
Kepindahan Airlangga Hartarto menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai calon penggantinya. Isu yang berkembang mencakup dukungan terhadap Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, sebagai calon ketum Golkar. Ada juga rumor mengenai kemungkinan Presiden Jokowi menjadi Dewan Pembina Golkar. Mengenai isu-isu tersebut, Jusuf Hamka menyerahkan keputusan kepada para senior Golkar yang lebih paham tentang aturan dan prosedur partai. “Tanya sesepuh yang lebih mengerti aturan SOP ini. Saya nggak ngerti. Saya ini kan cuma kader yang memang sudah lama,” ujar Hamka.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia, memilih untuk tidak membahas kemungkinan Bahlil Lahadalia sebagai calon ketum. Menurut Doli, prioritas saat ini adalah memastikan fokus partai tetap pada Pilkada yang akan datang, dan tidak ingin proses pengunduran diri Airlangga mengganggu konsentrasi partai. “Jangan sampai pengunduran diri Pak Airlangga ini mengganggu konsentrasi Partai Golkar menghadapi Pilkada,” kata Doli di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (11/8/2024).
Doli juga mengungkapkan bahwa rapat pleno akan segera digelar untuk mengesahkan pengunduran diri Airlangga secara resmi. “Walaupun Pak Airlangga sudah menyarankan pengunduran diri tapi pengunduran diri itu harus dilegitimasi, harus disahkan dalam rapat pleno yang Insyaallah paling lama mudah-mudahan Selasa,” tambah Doli.
Dengan dinamika politik yang terus berkembang, Golkar kini berada di persimpangan jalan penting yang akan menentukan arah masa depannya. Musyawarah Nasional Luar Biasa yang akan datang akan menjadi momen krusial dalam menentukan pemimpin baru yang diharapkan dapat membawa partai kembali ke jalur sukses dan stabilitas politik.
(N/014)
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea membantah keras isu yang menyebut Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perseteruan antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Konflik yang awalnya ber
ENTERTAINMENT
JAKARTA Pemerintah kembali membahas arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional yang bertuj
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait temuan audit Badan Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), di Istana Merd
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan suap impor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, membantah keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kunjung
NASIONAL