BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Airlangga Hartarto Mundur dari Ketua Umum Partai Golkar: Mengantarkan Proses dengan Damai dan Tertib

BITVonline.com - Minggu, 11 Agustus 2024 06:53 WIB
Airlangga Hartarto Mundur dari Ketua Umum Partai Golkar: Mengantarkan Proses dengan Damai dan Tertib
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA –Airlangga Hartarto resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar pada Sabtu malam, 10 Agustus 2024. Dalam pernyataan resminya  pada Minggu (11/8/2024), Airlangga menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa transisi kepemimpinan di partai berlambang pohon beringin ini berjalan dengan damai dan tertib.

“Selanjutnya, sebagai partai besar yang matang dan dewasa, DPP Partai Golkar akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi yang berlaku,” ujar Airlangga dalam video yang disiarkan. Pernyataan ini juga telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.

Dalam pernyataannya, Airlangga menyampaikan harapannya agar proses pemilihan Ketua Umum baru dapat dilakukan dengan lancar. Dia menggarisbawahi pentingnya menjaga marwah Partai Golkar dan mengingatkan bahwa partai politik merupakan pilar penting dalam demokrasi Indonesia. “Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib dan dengan menjunjung tinggi marwah Partai Golkar. Demokrasi harus kita kawal dan kita kembangkan terus-menerus. Partai politik adalah pilar demokrasi kita,” tegasnya.

Airlangga juga menyoroti peran dan kontribusi signifikan Partai Golkar selama ini dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. “Partai Golkar sudah menjadi kebanggaan kita semua serta menjadi kekuatan terdepan demokrasi Indonesia. Selama 60 tahun, Partai Golkar mengawal demokrasi dengan mengikuti pemilihan umum dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Dia menambahkan, “Dengan keringat bersama serta dengan tekad bersama, Partai Golkar berhasil melakukan transformasi menjadikannya sebagai kebanggaan seluruh kader. Dalam pilpres yang lalu, kita berhasil memberikan kontribusi besar dalam kemenangan pasangan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka.”

Keputusan Airlangga untuk mundur datang di tengah situasi yang memerlukan konsolidasi dan persiapan untuk pemilihan Ketua Umum baru. Dia berharap, melalui langkah ini, Partai Golkar akan terus memperkuat perannya dalam sistem demokrasi dan melanjutkan kontribusinya terhadap kemajuan Indonesia.

Dengan pengunduran diri Airlangga, perhatian kini beralih pada proses pemilihan Ketua Umum baru yang akan menentukan arah dan kepemimpinan Partai Golkar ke depan. Airlangga Hartarto meninggalkan kursi kepemimpinan dengan keyakinan bahwa partai akan terus berkomitmen pada prinsip-prinsip demokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru