Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA –Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan tanggapan hangat terhadap usulan yang diajukan oleh Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto. Usulan tersebut melibatkan kemungkinan pemberian surat keputusan (SK) kepada Anies untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2024, dengan syarat Ketua DPP PAN Zita Anjani diusulkan sebagai calon wakil gubernur (cawagub). Anies menekankan pentingnya diskusi lebih lanjut mengenai pasangan calon yang akan diusung dalam kontestasi politik ini.
Anies Baswedan mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PAN kepadanya. Ia menyatakan bahwa kepercayaan ini merupakan amanat yang harus dihormati dan disyukuri. “Ketika PAN menyampaikan dukungan ini, berarti mereka mempercayai kami untuk bersama-sama memajukan Jakarta dalam Pilkada mendatang. Ini adalah sebuah amanat yang saya syukuri dan hormati,” ungkap Anies saat ditemui di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat.
Menanggapi usulan PAN, Anies menekankan bahwa keputusan mengenai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur harus dibahas bersama partai-partai pengusung lainnya. Saat ini, dua partai politik, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem, telah memberikan rekomendasi untuk Anies maju sebagai calon gubernur. Anies berkomitmen untuk mendiskusikan secara mendalam dan bersama semua partai pengusung terkait calon wakil gubernur.
“Terkait dengan pasangan calon, itu tentu akan kita bahas bersama-sama dengan semua partai pengusung. Kita perlu mencapai kesepakatan yang memperkuat kebersamaan dan dukungan dari seluruh pengusung,” kata Anies menambahkan. Ia berharap agar proses diskusi ini dapat menghasilkan keputusan yang mendukung dan memperkuat koalisi.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa partainya terbuka untuk mendukung Anies dalam Pilgub Jakarta, namun dengan syarat bahwa Ketua DPP PAN, Zita Anjani, diusulkan sebagai calon wakil gubernur. “PAN tidak menutup kemungkinan untuk bergabung dengan Anies. Namun, syaratnya adalah wakil gubernur berasal dari PAN, yaitu Zita Anjani,” kata Yandri saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (26/7).
Dengan adanya usulan ini, langkah berikutnya adalah melanjutkan diskusi dan negosiasi antara Anies Baswedan dan partai-partai pengusung. Pembahasan mengenai calon pasangan gubernur dan wakil gubernur akan menjadi kunci untuk membentuk koalisi yang solid dan efektif dalam menghadapi Pilkada DKI Jakarta 2024.
(K/09)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN