Pujian John Herdman untuk Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Jelang Indonesia vs Saint Kitts
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
JAKARTA -Sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) memasuki babak baru dengan perdebatan hangat terkait bantuan sosial (bansos) yang dinilai memiliki kaitan elektoral dengan partai politik. Hal ini menjadi sorotan ketika Hakim Konstitusi Arief Hidayat menyoroti kenaikan suara Partai Golkar pada pemilu tersebut.
Dalam suasana yang tegang namun penuh kecerdasan, Hakim Arief Hidayat menegaskan pandangannya bahwa bansos tampaknya lebih terkait dengan elektoral pileg (Pemilihan Legislatif). Hal ini menjadi perbincangan serius karena bansos merupakan salah satu aspek penting dalam program pemerintah yang mempengaruhi opini publik, terutama dalam konteks politik.
Momen menarik terjadi saat empat menteri, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan keterangan di hadapan Hakim MK. Hakim Arief mengajukan pertanyaan khusus kepada mereka terkait sorotan atas pembahasan bansos dalam persidangan.
“Apa yang menjadi pokok perhatian dalam persidangan ini adalah bagaimana bansos berkaitan dengan elektoral, terutama dalam konteks pileg,” ujar Hakim Arief, menyoroti kenaikan suara Partai Golkar yang menjadi sorotan dalam pembahasan tersebut.
Sorotan khusus diberikan kepada Airlangga Hartarto, yang tidak hanya menjabat sebagai Menko Perekonomian, tetapi juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Tersenyum, Airlangga diharapkan untuk memberikan penjelasan terkait kenaikan suara partainya dalam Pemilu 2024.
Perlu dicatat bahwa sidang sengketa pilpres diajukan oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Mereka menyebut kenaikan bansos pada tahun tersebut sebagai strategi untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Perdebatan yang terjadi di sidang ini mencerminkan kompleksitas politik dan hukum yang tengah dihadapi oleh negara dalam menyelesaikan sengketa hasil pilpres. Suara Hakim Konstitusi yang kritis dan penuh pertanyaan menunjukkan kematangan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengadilan yang adil.
Dengan berbagai pihak yang terlibat dan berbagai argumen yang diajukan, publik diharapkan untuk tetap mengikuti perkembangan sidang dengan bijak dan objektif, serta menghormati proses hukum yang berlangsung.
(K/09)
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Sei Rampah, Kilometer 54, yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Kapsul d
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi yang melibatkan Penerimaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Siber (Direskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap praktik perjudian online yang melibatkan
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Janji, Kecamatan Bilah
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal dengan sebutan Dokter Tifa, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengajukan permohonan rest
POLITIK
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Batu Bara United yang aka
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi dari Serikat Pekerja Kehutanan di ruang kerjanya, K
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan blusukan ke permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Ka
POLITIK
MAKASSAR Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman meskipun dampak fenomena El Nino di
EKONOMI