Purbaya: Duit Bencana Siap Dikucurkan, Asal BNPB Jangan "Ngaco" Hitungannya
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mengucurkan anggaran bencana secara maksimal apabila Bad
EKONOMI
JAKARTA -Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Anang Hermansyah, harus merasakan kegagalan dalam upayanya untuk kembali ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Pemilu 2024. Anang, yang merupakan figur terkenal di kancah politik Tanah Air, gagal meraih kursi wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat V.
Dalam keterangan kepada wartawan, Anang mengonfirmasi bahwa dirinya tidak berhasil meraih kursi DPR. “Belum dapat. Nggak dapat,” ujarnya dengan singkat, mengisyaratkan kekecewaannya atas hasil tersebut.
Dapil Jawa Barat V, yang meliputi wilayah Kabupaten Bogor, dikenal dengan julukan ‘dapil neraka’. Hal ini karena dapil tersebut diisi oleh politikus-politikus kawakan yang memiliki basis pengaruh yang kuat di masyarakat.
Di antara politikus kawakan yang bertarung di dapil ini pada Pemilu 2024 adalah Fadli Zon dari Gerindra, Anton Sukartono Suratto dari Partai Demokrat, Elly Rachmat Yasin dari PPP, serta Adian Napitupulu dari PDIP, sesama partainya Anang. Para politikus ini memiliki rekam jejak panjang dalam dunia politik Indonesia.
Selain itu, dapil ini juga menjadi arena bagi sejumlah artis yang terjun ke dunia politik, seperti Tommy Kurniawan dari PKB, Ramzi dari NasDem, dan Primus Yustisio dari PAN. Keberadaan politikus dan artis yang berlaga di dapil ini menambah ketatnya persaingan dalam perebutan kursi DPR.
Meskipun PDIP berambisi merebut dua kursi dari dapil tersebut, kenyataannya hanya satu kursi yang berhasil direbut, yang diwakili oleh rekan separtai Anang, Adian Napitupulu. “Cuman dapet 1 kursi, Adian (Napitupulu). PDIP memperjuangkan 2 kursi,” ungkap Anang.
Anang sendiri pernah menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dari Partai Amanat Nasional (PAN) di dapil Jawa Timur IV. Namun, upayanya untuk kembali ke Senayan kali ini dengan PDIP di dapil Jabar V harus berakhir dengan kegagalan. “Tapi gagal. Aku nomor 2 di bawah Adian,” tambahnya, mengakui posisinya yang tidak berhasil menembus parlemen.
Kegagalan Anang Hermansyah menambah catatan panjang politikus yang harus menelan pil pahit dalam perhelatan demokrasi di Indonesia. Bagi PDIP, kehilangan Anang dari jajaran wakil rakyat juga menjadi catatan penting dalam perjalanan politik partai tersebut.
(K/09)
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mengucurkan anggaran bencana secara maksimal apabila Bad
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan penegakan hukum harus berlaku adil bagi seluruh masyaraka
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mempersilakan Polda Metro Jaya memeriksa staf administrasi Kejagung Febrio Adiono dalam penyelidikan ka
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry Boboho menjadi salah satu saksi kunci dalam kasus duga
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan peningkatan pada
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meluncurkan Medan Corpu Smart sebagai platform pembelajaran digital bagi aparatur sipil negara (ASN) di li
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkenalkan sejumlah destinasi wisata dan kuliner khas daerah kepada del
PARIWISATA
MEDAN Rangkaian kegiatan IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) mulai digelar di Sumatera Utara (Sumut). Forum tersebut diha
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pengembangan berbagai komoditas potensial agar memiliki nilai
EKONOMI
MEDAN Penasihat hukum terdakwa Dante Sinaga menilai hubungan kausal antara tindakan kliennya saat masih menjabat di PT Indonesia Asahan Al
HUKUM DAN KRIMINAL