"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
SURABAYA – Politikus PDIP, Arteria Dahlan, dipastikan kehilangan kursi di DPR RI setelah gagal meraih suara yang memadai dalam Pemilu 2024. Pasalnya, Arteria Dahlan yang maju di Dapil Jawa Timur VI harus menerima kenyataan pahit tersebut setelah kursinya direbut oleh caleg lain dari PDIP.
Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi, mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2024 pada Senin (11/3) pagi. Dari hasil tersebut, Arteria Dahlan hanya mampu meraih 62.242 suara, yang menempatkannya di urutan ketiga di internal PDIP di dapil tersebut. Suaranya jauh tertinggal dibandingkan dengan pendatang baru, Pulung Agustanto, dan Sri Rahayu, yang masing-masing memperoleh 165.869 suara dan 111.284 suara.
Dengan komposisi perolehan suara seperti ini, PDIP berpotensi hanya mendapatkan dua kursi dari total sembilan kursi yang tersedia di Dapil Jatim VI. Kemenangan Pulung Agustanto dan Sri Rahayu tampaknya telah menggusur posisi Arteria Dahlan dari kursi DPR RI.
“Pak Arteria Dahlan harus menerima kenyataan bahwa suaranya tidak mencukupi untuk melanjutkan perjalanan politiknya di DPR RI,” ujar seorang pengamat politik yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, partai lain seperti PKB, Golkar, Gerindra, dan PAN, berhasil meraih kursi di DPR RI dari dapil yang sama. PKB berhasil mendapatkan dua kursi, begitu pula dengan Golkar. Sementara Gerindra dan PAN masing-masing hanya mendapatkan satu kursi.
Namun, yang menarik perhatian adalah kegagalan artis Venna Melinda yang maju melalui Partai Perindo di dapil yang sama. Dengan hanya memperoleh 13.989 suara, Venna Melinda harus menerima kenyataan bahwa karir politiknya belum membuahkan hasil yang diharapkan.
Dengan berakhirnya proses rekapitulasi suara Pemilu 2024, Jawa Timur siap menyambut para wakil rakyat yang terpilih untuk mewakili suara dan aspirasi masyarakat di DPR RI. Namun, bagi Arteria Dahlan, perjalanan politiknya harus berhenti di sini.
(K/09)
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL