Limbah di Selokan dan Sampah Belum Teratasi, Warga Desak Copot Plt. Dinas Perkim LH Batu Bara
BATU BARA Usaha Dagang AJRW SDN BHD Jual Ikan dan Potong Ayam di Jl. Imam Bonjol Dusun X Desa Indrayaman Kec. Talawi dan Depan Bank BRI De
PEMERINTAHAN
JATIM – Astun, seorang Ketua RT di Dusun Mera’an Timu, Di Situbondo, Jawa Timur mengalami nasib pahit. Dia dianiaya dan dipecat oleh Kepala Desa setempat, dugaan kuat karena tidak mendukung istri Kades yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
Astun, seorang tokoh masyarakat yang mengemban tanggung jawab sebagai Ketua RT 3 RW 3, menemukan dirinya dalam pusaran konflik yang tak terduga. Sebuah pertemuan sebelum hari pencoblosan menjadi awal dari peristiwa tragis tersebut. Para ketua RT dikumpulkan di rumah kepala desa, namun bukan untuk membahas program-program pembangunan atau kepentingan masyarakat, melainkan untuk meminta dukungan politik bagi istri sang Kades yang turut mencalonkan diri sebagai caleg.
Namun, Astun menolak tawaran tersebut. Baginya, memilih atau tidak memilih adalah hak prerogatif warga, bukan tugas seorang Ketua RT untuk memengaruhi hasil pemilihan dengan cara yang tidak etis. Namun, keputusan teguhnya tersebut berujung pada pemecatan dari jabatannya dan bahkan dianiaya oleh orang suruhan.
Dia tak bisa memahami alasan di balik pemecatannya. Baginya, dia tidak melakukan kesalahan apapun yang seharusnya mengakibatkan pemecatan. Bahkan, dia mengetahui pemecatan itu bukan dari pihak desa, melainkan dari warga yang menunjukkan surat pemberhentian tanpa ada penjelasan yang jelas dari pihak desa.
Dalam wawancara Kades Sumberpinang, Akhmad Rasidi, membantah bahwa pemecatan tersebut terkait dengan politik. Namun, ia menolak memberikan penjelasan lebih lanjut dan menyarankan untuk mendatangi kantor desa. Sementara itu, Ketua Desa tersebut menegaskan bahwa pemecatan Astun dan Ketua RT lainnya bukanlah akibat dari politik, namun lebih kepada aturan dan netralitas yang harus dijunjung tinggi oleh perangkat desa.
Dalam sorotan konflik ini, terlihat betapa politik dapat membawa dampak yang merugikan bagi masyarakat yang terlibat. Kesetiaan kepada prinsip moral dan etika menjadi ujian berat dalam menghadapi tekanan politik yang tak jarang merusak hubungan sosial di lingkungan masyarakat desa. Masyarakat pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan kehidupan politik di desa dapat berjalan dengan lebih adil dan transparan.
(FZ/011)
BATU BARA Usaha Dagang AJRW SDN BHD Jual Ikan dan Potong Ayam di Jl. Imam Bonjol Dusun X Desa Indrayaman Kec. Talawi dan Depan Bank BRI De
PEMERINTAHAN
JAKARTA Bank Central Asia (BCA) kembali membuka program pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada April 2026 untuk membantu pelaku Usaha M
EKONOMI
OlehAM Hendropriyono.Tulisan ini mengajukan suatu kerangka strategis bertahap bagi integrasi ekonomi Indonesia ke dalam sistem global melal
OPINI
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai terus memperkuat sinergi antar sektor guna mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maj
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara, Surya, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT Bank Sumut (Perseroda) dalam mendam
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti acara Halal Bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan yang digelar di Aula Asrama
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa begitu kental dalam acara Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh Yayasan Geraka
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, humanis, serta mempertimbangkan aspek es
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan kesiapan penuh dalam menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk memperkuat peran Rumah Sakit Umum Da
KESEHATAN