100% Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Digitalisasi Pendidikan Dipercepat
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
SAMPANG -Seorang calon legislatif (caleg) di Sampang, Ayunda Ratna Amelia (25 tahun), memprotes keras hasil penghitungan suaranya yang menunjukkan jumlah nol di tingkat kecamatan. Ayunda, yang merupakan caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Daerah Pemilihan III Banyuates-Ketapang, Sampang, secara dramatis mengungkapkan ketidakpuasannya dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Ayunda dengan tegas mempertanyakan alasan mengapa suaranya kosong, bahkan menantang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk membuka kotak suara demi membuktikan kebenaran hasil pemungutan suara. Dia juga menyampaikan bahwa di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempatnya dan keluarganya mencoblos, tidak ada satu suara pun yang tercatat untuknya.
Tidak hanya sekadar protes, Ayunda juga menjelaskan alasan kuat di balik tindakannya. Dia mengungkapkan bahwa video protes tersebut disebarkan dengan sengaja agar masyarakat mengetahui adanya dugaan kecurangan dalam proses pemilihan umum. Ayunda juga menegaskan bahwa tujuan dari protesnya bukanlah semata-mata untuk memperjuangkan suaranya sendiri, melainkan untuk menegakkan keadilan.
Ketua PPK Kecamatan Banyuates, Musliono, mengakui adanya protes dari Ayunda. Namun, Musliono menjelaskan bahwa seharusnya protes semacam itu disampaikan langsung saat penghitungan suara di tingkat TPS, bukan di tingkat kecamatan. Meskipun demikian, pihaknya akan melakukan pengecekan dan pencocokan data jika terdapat bukti autentik yang mendukung protes tersebut.
Kisruh ini menunjukkan bahwa pemilu tidak luput dari kontroversi dan tantangan, serta menegaskan pentingnya transparansi dan keadilan dalam setiap tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Semoga protes Ayunda dapat menjadi dorongan bagi pihak berwenang untuk mengusut tuntas dugaan kecurangan dan menjaga integritas demokrasi.
(K/09)
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
PADANG LAWAS Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menyita uang senilai Rp1,8 miliar dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sawit Raky
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan yang merusak lingkungan di Sumatera Ut
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengeluhkan keterlambatan pencairan g
PEMERINTAHAN
MEDAN Polsek Sunggal berhasil menangkap pelaku penggelapan sepeda motor yang memanfaatkan aplikasi kencan untuk menjerat korbannya. Pela
HUKUM DAN KRIMINAL
LONDON Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Inggris Charles III sebelum menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi
NASIONAL
SAMPANG Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadilah Helmi, dikabarkan telah dijemput dan diamankan oleh Satuan Tugas Khusus (Satga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA kini bisa mendapatkan saldo gratis hingga ratusan ribu rupiah melalui sejumlah fitur praktis yang t
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Pengelolaan parkir di Kota Padangsidimpuan yang dilakukan oleh Koperasi K24 memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapa
PEMERINTAHAN
MEDAN Tak sampai sepekan menjabat sebagai Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan
HUKUM DAN KRIMINAL