Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, memberikan tanggapannya terkait permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024 dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Anies menyatakan bahwa mekanisme tersebut memang sudah ada dan akan diikuti sesuai prosedur yang berlaku.
“Iya memang begitu,” kata Anies di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, pada Jumat (16/2/2024). Menyikapi hal tersebut, Anies mengungkapkan bahwa ia telah memerintahkan untuk mengumpulkan bukti-bukti kecurangan. Bukti-bukti tersebut nantinya akan digunakan untuk proses lebih lanjut.
“Karena itulah saya sampaikan kepada semua, kumpulkan saja fakta-fakta, kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan dan itu yang perlu kita tunjukkan kepada nanti Bawaslu dan juga tim hukum prosesnya,” ungkap Anies.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menanggapi dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024 dengan menyatakan bahwa mekanisme pengawasan yang berlapis-lapis telah disiapkan, termasuk adanya saksi dari caleg, partai politik, serta Bawaslu di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jokowi menekankan pentingnya membawa bukti-bukti kecurangan ke Bawaslu atau MK jika memang terjadi.
“Saya kira pengawasan yang berlapis-lapis seperti ini akan menghilangkan adanya kecurangan,” tegas Jokowi. Namun, jika terjadi kecurangan, Jokowi menegaskan bahwa akan ada tindak lanjut sesuai dengan mekanisme yang telah diatur, baik melalui Bawaslu maupun persidangan di MK.
“Dengan demikian, Jokowi menekankan pentingnya adanya bukti konkret sebagai dasar untuk membawa kasus kecurangan ke lembaga yang berwenang, seperti Bawaslu atau MK.
(FZ/011)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL