Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA –Di tengah sorotan penuh antusiasme menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, pada tanggal 14 Februari 2024, pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md, membuat kehadiran mereka terasa di Jakarta setelah melaksanakan hak suara mereka masing-masing di Semarang dan Yogyakarta.
Kedatangan mereka bukanlah sekadar perjalanan biasa, melainkan momen penting yang menandai langkah awal dalam upaya merebut kursi puncak kepemimpinan negara.
Tiba di rumah Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP yang terletak di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Ganjar dan Mahfud langsung disambut dengan hangat. Kebersamaan mereka tercermin dalam sebuah momen yang penuh makna, ketika Ganjar, Mahfud, dan Megawati saling bertemu dan bahkan berpose dalam satu kesatuan salam metal.
Kehadiran Ketua DPR RI Puan Maharani, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, serta Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menambahkan nuansa kebersamaan dan kekuatan politik di dalam ruangan itu.
Ganjar Pranowo, tampil dengan penuh karisma mengenakan kemeja putih, didampingi oleh istrinya, Siti Atikoh, dan putranya, Alam Ganjar. Sementara itu, Mahfud Md menampilkan gaya khasnya dengan kemeja putih dipadu dengan rompi hitam, memberikan kesan profesionalisme dan kewibawaan.
Sebelum bertemu Megawati, Ganjar dan Mahfud telah melaksanakan tugas kewarganegaraan mereka dengan mencoblos di daerah asal masing-masing. Ganjar memberikan suaranya di Jawa Tengah, sementara Mahfud melakukan hal serupa di Yogyakarta. Setelah itu, dengan semangat dan tekad yang sama, mereka berangkat langsung ke ibu kota untuk memantau hasil hitung cepat dan mengikuti perkembangan politik yang tengah berkembang.
(K/09)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL