"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
Jakarta – Dalam memasuki masa tenang Pilkada Serentak 2024, jagat maya digemparkan dengan sebuah insiden yang melibatkan seorang pria yang diduga merupakan tim sukses salah satu pasangan calon gubernur Maluku Utara (Malut). Pria tersebut ditangkap warga karena kedapatan membagikan uang kepada sejumlah orang untuk memilih salah satu Cagub-Cawagub Malut 2024.
Momen tersebut menjadi viral setelah diunggah melalui akun TikTok @Komalo Angin pada Senin (26/11/2024). Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan sebuah kejadian yang terjadi di sebuah rumah di Pulau Morotai, Maluku Utara. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria yang diduga sebagai camat setempat, dirangkul oleh dua orang pria dewasa sebelum diarahkan keluar dari rumahnya.
Sejumlah warga yang sudah berkumpul di lokasi kemudian mendekat dan mengerumuni pria tersebut. Mereka terlihat sangat marah dan kecewa terhadap tindakan pria yang disebut-sebut berperan dalam kampanye salah satu pasangan calon. Dalam video, terdengar beberapa warga melontarkan kata-kata kekecewaan.
“Sudah tua, tidak tahu diri,” teriak salah satu warga yang tampak kesal. “Suruh keluar dia! Camat kok begitu,” sambung warga lainnya.
Meskipun terus didesak oleh warga, pria yang diduga melakukan praktik “serangan fajar” menjelang Pilgub Malut itu tampak tidak menunjukkan rasa khawatir. Dalam video tersebut, pria itu terlihat santai sambil mengapit sebatang rokok di tangannya. Sesekali, dia tersenyum dan menanggapi kemarahan warga dengan sikap tenang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lebih lanjut mengenai apakah pria tersebut benar-benar seorang camat, atau apakah dia terafiliasi dengan salah satu tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara. Namun, kejadian ini menambah daftar panjang dugaan praktik politik uang yang sering terjadi menjelang pemilihan umum.
Kasus ini kembali mengingatkan pada pentingnya penegakan hukum terkait serangan fajar, yakni praktik membagikan uang atau barang untuk mempengaruhi pilihan pemilih yang sangat melanggar aturan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus mengingatkan masyarakat dan para pihak terkait untuk menghindari tindakan tersebut, terutama saat memasuki masa tenang Pilkada yang menjadi periode kritis untuk menjaga integritas pemilu.
Masyarakat pun dihimbau untuk aktif mengawasi segala bentuk tindakan yang dapat mencederai demokrasi, termasuk jika menemukan indikasi politik uang.
(johansirait)
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL