Bukan Sekadar Pangkat, Ini Pesan Prabowo untuk 1.177 Perwira Baru TNI-Polri
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
MEDAN -Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Rico Waas-Zakiyuddin, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat rasa kebangsaan, cinta tanah air, dan menjaga kebhinekaan. Hal ini diungkapkan dalam Debat Publik Ketiga Pilkada Medan 2024, Jumat (22/11/2024), dengan tema peran pendidikan dalam mendukung pembangunan nonfisik.
Rico Waas menegaskan bahwa Kota Medan yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya harus menjadi contoh harmoni kebhinekaan. Ia menyebut keberagaman ini sebagai kekayaan yang harus dijaga dengan baik.
“Kota Medan adalah kota yang heterogen, kita memiliki suku budaya yang begitu banyak. Suku, budaya, ras, etnis, dan agama ini yang harus kita jaga. Kebhinekaan ini penting dan wajib hukumnya. Rico-Zaki akan menjadi garda terdepan untuk menjaga kebhinekaan ini,” tegas Rico.
Menurut Rico, pendidikan yang memprioritaskan pembangunan karakter harus dimulai sejak usia dini, baik di PAUD, SD, maupun SMP. Selain pendidikan formal di sekolah, pasangan Rico-Zaki juga berencana memperkuat pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga.
“Pendidikan di sekolah penting, tapi pendidikan di rumah juga tidak kalah penting. Kami akan memberikan edukasi kepada keluarga-keluarga tentang pentingnya menjaga kebudayaan dan karakter. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang harmonis, baik di rumah maupun di sekolah,” jelasnya.
Paslon Rico-Zaki juga menyoroti pentingnya pendidikan yang mengedepankan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman. Mereka menegaskan akan memerangi bullying dan diskriminasi sejak dini.
“Kami sangat anti-bullying. Tidak boleh ada yang mendiskreditkan agama, ras, atau etnis, baik di sekolah maupun di lingkungan. Sejak kecil, anak-anak harus diajarkan untuk tidak mengejek dan menghormati sesama. Ini adalah tanggung jawab kami untuk mendidik generasi yang toleran,” tambah Rico.
Pasangan ini juga berjanji akan memastikan kurikulum pendidikan di Medan mengajarkan kebudayaan dan keberagaman secara menyeluruh. Tujuannya adalah membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya persatuan.
“Kami siap menjaga nilai-nilai kebhinekaan ini, termasuk melalui pendidikan yang mengajarkan keberagaman sebagai sebuah kekuatan. Karakter anak-anak harus dibentuk sejak dini, dan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Rico.
Dengan visi ini, pasangan Rico-Zaki berharap dapat menciptakan Medan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan budaya, menjadi teladan harmoni bagi kota-kota lain di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.177 perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam kesempa
NASIONAL
DELI SERDANG Polisi mengungkap penyebab pecahnya kaca rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Lom Lom Suwondo, yang sebel
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kabupaten Batu Bara sukses memukau ribuan pengunjung pada Malam Pesona Seni dan Budaya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Harga emas Antam yang dij
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (22/7/2026) dengan penguatan signifikan. Hingga pukul 09.26 WIB, i
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan lima pejabat tinggi baru untuk memperkuat struktur organisasi di tengah proses pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL