Kemnaker Matangkan Strategi Tripartit Jelang ILC ke-114 di Swiss, Bahas Dampak AI pada Dunia Kerja
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
MEDAN -Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Rico Waas-Zakiyuddin, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat rasa kebangsaan, cinta tanah air, dan menjaga kebhinekaan. Hal ini diungkapkan dalam Debat Publik Ketiga Pilkada Medan 2024, Jumat (22/11/2024), dengan tema peran pendidikan dalam mendukung pembangunan nonfisik.
Rico Waas menegaskan bahwa Kota Medan yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya harus menjadi contoh harmoni kebhinekaan. Ia menyebut keberagaman ini sebagai kekayaan yang harus dijaga dengan baik.
“Kota Medan adalah kota yang heterogen, kita memiliki suku budaya yang begitu banyak. Suku, budaya, ras, etnis, dan agama ini yang harus kita jaga. Kebhinekaan ini penting dan wajib hukumnya. Rico-Zaki akan menjadi garda terdepan untuk menjaga kebhinekaan ini,” tegas Rico.
Menurut Rico, pendidikan yang memprioritaskan pembangunan karakter harus dimulai sejak usia dini, baik di PAUD, SD, maupun SMP. Selain pendidikan formal di sekolah, pasangan Rico-Zaki juga berencana memperkuat pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga.
“Pendidikan di sekolah penting, tapi pendidikan di rumah juga tidak kalah penting. Kami akan memberikan edukasi kepada keluarga-keluarga tentang pentingnya menjaga kebudayaan dan karakter. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang harmonis, baik di rumah maupun di sekolah,” jelasnya.
Paslon Rico-Zaki juga menyoroti pentingnya pendidikan yang mengedepankan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman. Mereka menegaskan akan memerangi bullying dan diskriminasi sejak dini.
“Kami sangat anti-bullying. Tidak boleh ada yang mendiskreditkan agama, ras, atau etnis, baik di sekolah maupun di lingkungan. Sejak kecil, anak-anak harus diajarkan untuk tidak mengejek dan menghormati sesama. Ini adalah tanggung jawab kami untuk mendidik generasi yang toleran,” tambah Rico.
Pasangan ini juga berjanji akan memastikan kurikulum pendidikan di Medan mengajarkan kebudayaan dan keberagaman secara menyeluruh. Tujuannya adalah membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya persatuan.
“Kami siap menjaga nilai-nilai kebhinekaan ini, termasuk melalui pendidikan yang mengajarkan keberagaman sebagai sebuah kekuatan. Karakter anak-anak harus dibentuk sejak dini, dan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Rico.
Dengan visi ini, pasangan Rico-Zaki berharap dapat menciptakan Medan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan budaya, menjadi teladan harmoni bagi kota-kota lain di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
JAKARTA Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, menegaskan komitmennya dalam memperce
EKONOMI
SUMEDANG Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (UPZ IKA Unpad) menyalurkan daging kurb
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sep
NASIONAL
MEDAN Forum Jurnalis Medan menyembelih empat ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsun
NASIONAL
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyembelih 14 ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegi
NASIONAL
PEKANBARU Penggerebekan pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, menyeret nama anak Bupati Pelalawan, Zukri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo menilai penanganan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo berlangsung terlalu lama
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar membela program bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Be
POLITIK
JAKARTA Permadi Arya alias Abu Janda membantah tudingan penghinaan terhadap masyarakat Sumatera Barat setelah dirinya dilaporkan ke Bare
HUKUM DAN KRIMINAL