Dedi Congor Jadi Tersangka Polri, KPK Tetap Usut Korupsi Importasi Bea Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tetap mengembangkan kasus dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal B
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMUT -Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu), Bobby Nasution, merespons hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan elektabilitasnya bersama Surya lebih unggul dibandingkan dengan pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala. Bobby berharap hasil survei tersebut mencerminkan keinginan masyarakat.
“Ya mudah-mudahan itu hasil yang diinginkan masyarakat, itu aja,” ujar Bobby setelah debat kedua Pilgub Sumut yang digelar di Hotel Santika Medan, Rabu (6/11/2024).
Survei Litbang Kompas, yang dilakukan pada 22-28 Oktober 2024 dan melibatkan 800 responden, menunjukkan pasangan Bobby Nasution-Surya unggul dengan perolehan 44,9% dibandingkan pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri yang meraih 28%. Sementara itu, sekitar 27,1% responden mengaku belum menentukan pilihan.
Meskipun hasil survei menunjukkan keunggulan Bobby, Edy Rahmayadi, calon gubernur nomor urut dua, mengaku tidak mempermasalahkan hasil tersebut. “Nggak papa,” kata Edy saat hendak memasuki lokasi debat. Edy menegaskan bahwa yang terpenting baginya adalah kemenangan pada hari pencoblosan pada 27 November 2024 mendatang.
“Kalah di survei, nanti menang di tanggal 27,” lanjut Edy dengan tegas. Menurutnya, hasil survei hanyalah indikasi sementara, dan yang benar-benar menentukan adalah hasil akhir pemilu.
Survei Litbang Kompas juga memperlihatkan bahwa tingkat pemilih yang belum menentukan pilihan masih cukup tinggi, yakni 27,1%. Di beberapa daerah, terdapat perbedaan signifikan dalam sebaran elektabilitas kedua pasangan calon.
Sebaran Pemilih Berdasarkan Daerah Pemilihan (Dapil)
Dapil 1 (Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi): Bobby Nasution-Surya: 43,1% Edy Rahmayadi-Hasan Basri: 30,3% Tidak tahu/tidak jawab: 26,6% Dapil 2 (Labuhan Batu, Nias, Mandailing, Sibolga, Tapanuli, dan sekitarnya): Bobby Nasution-Surya: 54,9% Edy Rahmayadi-Hasan Basri: 22,9% Tidak tahu/tidak jawab: 22,2% Dapil 3 (Batubara, Simalungun, Binjai, Langkat, Dairi, dan sekitarnya): Bobby Nasution-Surya: 36,8% Edy Rahmayadi-Hasan Basri: 30,7% Tidak tahu/tidak jawab: 32,6%Hasil survei ini memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai tren dukungan masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Meski demikian, Bobby dan Surya tetap mengingatkan bahwa hasil survei bukanlah jaminan kemenangan, dan mereka berkomitmen untuk terus bekerja keras menggalang dukungan hingga hari pencoblosan.
Dukungan Masyarakat dan Harapan di Pilgub Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah meraih kepercayaan masyarakat Sumatera Utara. “Kami akan terus bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Sumut dan membawa perubahan yang lebih baik,” tambahnya.
Pencalonan Bobby dan Surya dalam Pilgub Sumut 2024 ini mendapat perhatian luas, terutama mengingat keterlibatan Bobby sebagai menantu Presiden Joko Widodo. Meskipun demikian, Bobby menegaskan bahwa ia ingin dikenang sebagai sosok yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumut, bukan semata-mata karena kedekatannya dengan kekuasaan pusat.
Sementara itu, Edy Rahmayadi, yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumut petahana, menegaskan bahwa ia akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat, dengan menyoroti sejumlah isu yang dianggapnya penting, seperti infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan di hari pencoblosan adalah tujuan utama, terlepas dari hasil survei.
Tantangan Menuju Pencoblosan Menjelang hari pencoblosan pada 27 November 2024, kedua pasangan calon gubernur ini semakin mematangkan strategi kampanye mereka. Dengan hasil survei yang masih dinamis dan margin suara yang tidak terlalu jauh, Pilgub Sumut 2024 dipastikan akan berlangsung sengit.
Bagi para pemilih, pilihan pada 27 November nanti akan sangat menentukan arah kebijakan dan pembangunan Sumatera Utara selama lima tahun ke depan. Elektabilitas yang terus berubah ini menandakan bahwa perebutan dukungan di setiap daerah pemilihan akan menjadi kunci kemenangan.
Para pemilih diharapkan tetap menggunakan hak pilihnya dengan bijak, mengingat betapa pentingnya pesta demokrasi ini untuk masa depan Sumatera Utara.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tetap mengembangkan kasus dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, didakwa menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp622.090.207.166,41 atau sek
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mempercepat pemulihan fasilitas umum setelah banjir melanda kawasan Pasar Bawah, Kelura
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih resmi menutup ajang FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 Putaran ke
PEMERINTAHAN
BINJAI Lurah Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Suhendro, membuka kegiatan sosialisasi pembentukan Pos Bantuan Hukum
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan komitmennya untuk mengejar para bandar narkotika dan memiskinkan mereka mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Siswa kelas 9 yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK mulai perlu mempertimbangkan pilihan sekolah dan jurusan ya
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisaris Utama sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik (DNRL), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudi Tanoe, tiba di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mayor Laut (P) Faisal Mulia, yang menjabat sebagai Kasiopslat Wingud 1 TPI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), didakwa mengedarkan nark
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi III DPR RI akan menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan terkait kemat
HUKUM DAN KRIMINAL