Rico Waas Tekankan Ulama sebagai Kompas Moral, Bukan Alat Kepentingan Sesaat
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
MEDAN -Deklarasi Pilkada yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berlangsung tanpa kehadiran pasangan calon Gubernur Sumut nomor urut 2, Edy Rahmayadi dan wakilnya, Hasan Basri Sagala. Meskipun Hasan sempat hadir di Hotel Grand Mercure, Kota Medan, ia meninggalkan acara tersebut sebelum dimulainya deklarasi.
Hasan Basri Sagala tiba di lokasi acara sekitar pukul 14.00 WIB, sesuai dengan jadwal undangan yang disebarkan oleh Pemprov Sumut. Namun, setelah menunggu selama satu jam, ia memutuskan untuk pergi sekitar pukul 15.00 WIB, sebelum acara resmi dimulai pada pukul 15.15 WIB.
Dalam deklarasi tersebut, hanya pasangan calon Gubernur nomor urut 1, Bobby Nasution, yang hadir bersama Surya. Keberadaan mereka menambah suasana acara yang diadakan untuk menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan Pilkada yang damai dan lancar di provinsi ini.
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni menjelaskan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan menjelang masa kampanye. “Deklarasi ini kita lakukan berulang-ulang, kemarin KPU Provinsi, hari ini kita, kita bisa lanjutkan untuk Kabupaten dan Kota agar semangat dan komitmen di Sumut tetap terjaga,” ungkap Agus dalam keterangan pers setelah acara.
Agus menekankan pentingnya kehadiran pasangan calon kepala daerah dan partai pendukung dalam deklarasi ini sebagai simbol komitmen semua pihak untuk menciptakan Pilkada yang lancar. “Tentu kehadiran semua baik yang langsung maupun yang hadir secara virtual menunjukkan komitmen kita bersama,” tambahnya.
Terkait dengan ketidakhadiran pasangan Edy Rahmayadi, Agus menyatakan bahwa semua pihak memiliki kesibukan masing-masing. “Kita pasti semua sibuk, tentu ada acara-acara yang lain. Namun, yang penting adalah komitmen kita untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Pilkada ini,” jelasnya.
Momen ini menjadi sorotan publik, terutama dengan adanya ketidakhadiran salah satu pasangan calon di acara yang penting menjelang Pilkada. Publik berharap agar seluruh calon dan pendukungnya tetap fokus dan berkomitmen untuk menjaga demokrasi di Sumatera Utara.
Dengan demikian, deklarasi Pilkada yang digelar ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi semua pihak untuk berpartisipasi secara aktif dan menjadikan Pilkada 2024 sebagai ajang demokrasi yang bersih dan berkualitas di Sumatera Utara.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada im
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentu
AGAMA
JAKARTA Advokat Elza Syarief resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, ya
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Langkat meresmikan Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) Hanura Kecamatan S
POLITIK
JAKARTA Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk intervensi poli
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri li
PEMERINTAHAN
PALU Delapan warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami lukaluka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang m
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta Fun Walk yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence
NASIONAL