Polda Aceh Bongkar 19 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi dalam Sepekan, 22 Orang Jadi Tersangka
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
MEDAN -Deklarasi Pilkada yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berlangsung tanpa kehadiran pasangan calon Gubernur Sumut nomor urut 2, Edy Rahmayadi dan wakilnya, Hasan Basri Sagala. Meskipun Hasan sempat hadir di Hotel Grand Mercure, Kota Medan, ia meninggalkan acara tersebut sebelum dimulainya deklarasi.
Hasan Basri Sagala tiba di lokasi acara sekitar pukul 14.00 WIB, sesuai dengan jadwal undangan yang disebarkan oleh Pemprov Sumut. Namun, setelah menunggu selama satu jam, ia memutuskan untuk pergi sekitar pukul 15.00 WIB, sebelum acara resmi dimulai pada pukul 15.15 WIB.
Dalam deklarasi tersebut, hanya pasangan calon Gubernur nomor urut 1, Bobby Nasution, yang hadir bersama Surya. Keberadaan mereka menambah suasana acara yang diadakan untuk menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan Pilkada yang damai dan lancar di provinsi ini.
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni menjelaskan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan menjelang masa kampanye. “Deklarasi ini kita lakukan berulang-ulang, kemarin KPU Provinsi, hari ini kita, kita bisa lanjutkan untuk Kabupaten dan Kota agar semangat dan komitmen di Sumut tetap terjaga,” ungkap Agus dalam keterangan pers setelah acara.
Agus menekankan pentingnya kehadiran pasangan calon kepala daerah dan partai pendukung dalam deklarasi ini sebagai simbol komitmen semua pihak untuk menciptakan Pilkada yang lancar. “Tentu kehadiran semua baik yang langsung maupun yang hadir secara virtual menunjukkan komitmen kita bersama,” tambahnya.
Terkait dengan ketidakhadiran pasangan Edy Rahmayadi, Agus menyatakan bahwa semua pihak memiliki kesibukan masing-masing. “Kita pasti semua sibuk, tentu ada acara-acara yang lain. Namun, yang penting adalah komitmen kita untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Pilkada ini,” jelasnya.
Momen ini menjadi sorotan publik, terutama dengan adanya ketidakhadiran salah satu pasangan calon di acara yang penting menjelang Pilkada. Publik berharap agar seluruh calon dan pendukungnya tetap fokus dan berkomitmen untuk menjaga demokrasi di Sumatera Utara.
Dengan demikian, deklarasi Pilkada yang digelar ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi semua pihak untuk berpartisipasi secara aktif dan menjadikan Pilkada 2024 sebagai ajang demokrasi yang bersih dan berkualitas di Sumatera Utara.
(N/014)
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa seorang warga negara Taiwan berinisial YCY, 42 tahun, ke gedung Bareskr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mempercepat penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setel
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya mengkaji ulang definisi tindak pidana korupsi dalam UndangUndang Pemberan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pemerintah kabupaten dan kota mengembangkan desa serta kelurahan kr
PEMERINTAHAN
NIAS Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mematangkan persiapan penyerahan pengelolaan RSUD dr M Thomsen kepada Pemerintah Kota Gunungsito
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta masyarakat melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan a
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta seluruh rumah sakit di Kota Medan tidak menolak pasien pengguna BPJS Kesehatan yang me
KESEHATAN
MEDAN Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perkebunan dan pertemuan berbagai bud
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Banjir dan tanah longsor melanda enam kabupaten di Sumatera Utara pada pekan ketiga hingga keempat Oktober 2026. Bencana yang dipi
PERISTIWA