Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA -Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) tidak bersifat wajib bagi siswa.
Keputusan ini diambil berdasarkan hasil dengar pendapat publik yang menyuarakan kekhawatiran terkait pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan tekanan psikologis yang berlebihan bagi siswa.
"Kenapa TKA tidak wajib? Itu ketika kami melakukan public hearing, memang ada yang menyoal. Kalau wajib itu melanggar HAM," ujar Mu'ti dalam konferensi pers di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Lebih lanjut, Mu'ti menyampaikan bahwa banyak masyarakat menganggap kewajiban mengikuti ujian semacam UN dapat menimbulkan stres pada siswa. Maka dari itu, pihaknya menetapkan kebijakan agar TKA hanya diikuti secara sukarela.
"Supaya tidak melanggar HAM, dan tidak stres. Maka itu kita buat kebijakan, ya sudah, yang siap ikut, silahkan ikut. Yang tidak siap, ya sudah, tidak apa-apa. Tidak ada konsekuensi apa-apa," jelasnya.
Meski tidak diwajibkan, Mu'ti menegaskan bahwa TKA akan menjadi pertimbangan penting untuk siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Khususnya dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
"TKA itu akan menjadi pertimbangan yang sangat menentukan seseorang diterima atau tidak di perguruan tinggi, terutama negeri," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan TKA untuk kelas 12 akan diselenggarakan pada bulan November, bertepatan dengan awal proses penerimaan mahasiswa baru tanpa tes di berbagai perguruan tinggi.
"Kita jadwalkan di bulan November karena pada waktu itu, perguruan tinggi mulai membuka penerimaan untuk mereka yang masuk tanpa melalui tes," pungkasnya.*
(km/j006)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK