Infrastruktur pendukung sedang dirampungkan di beberapa lokasi, dan peluncuran resmi direncanakan setelah renovasi selesai.
Gus Ipul mengungkapkan, 100 titik tahap pertama telah mencakup 9.700 siswa, 1.554 guru, dan lebih dari 3.000 tenaga kependidikan.
Dengan tambahan tahap kedua, ditargetkan total 200 titik Sekolah Rakyat aktif tahun ini, menampung lebih dari 19.000 siswa dari keluarga miskin ekstrem di seluruh Indonesia.
"Sekolah Rakyat adalah bentuk pemulihan martabat bangsa. Bukan hanya mendidik, tapi membebaskan mereka dari lingkaran kemiskinan," tutup Gus Ipul.*