Selain itu, dijadwalkan juga pertemuan antara Rektor Universitas Al Azhar Medan dengan Visiting Professor Dato' Profesor Suhilil Azam bin Shuib di Kuala Lumpur. Pertemuan ini akan membahas berbagai program strategis, termasuk pengembangan kurikulum internasional, penelitian kolaboratif, serta peluang beasiswa bagi mahasiswa dan dosen.
"Pertemuan ini akan sangat penting bagi arah universitas kita ke depan, terutama dalam memperkuat posisi Universitas Al Azhar Medan di kancah internasional," jelas WR III.
Agenda Padat 19–23 Agustus 2025
Kegiatan Rektor Universitas Al Azhar Medan beserta tim dijadwalkan berlangsung selama 4 hari, dari 19 hingga 23 Agustus 2025. Agenda yang padat ini diharapkan mampu menghasilkan terobosan besar bagi perkembangan universitas.
"Sekarang kita sedang bekerja keras. Tidak bisa santai-santai. Di akhir September, kita akan melaksanakan wisuda mahasiswa. Lalu awal Oktober, kita sudah masuk kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Tahun 2025," tegas Rektor Mawardi.
Apresiasi dan Harapan
Mengakhiri keterangannya, Rektor menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Universitas Al Azhar Medan.
"Atas nama Universitas, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah pusat, LLDIKTI Wilayah I Sumut, serta Yayasan Hj. Rachmah Nasution yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada kami untuk mengelola dan memimpin Universitas Al Azhar Medan," pungkasnya.
Dengan kerja sama ini, Universitas Al Azhar Medan optimis mampu memperkuat perannya sebagai kampus Islam modern yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.*