MALAYSIA - Universitas Al Azhar Medan kembali menorehkan langkah penting dalam upaya mewujudkan kampus berkelas dunia. Dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. Ir. H. Mawardi, ST., MT., universitas yang tengah bertransformasi menuju akreditasi unggul ini menjalin kerja sama internasional dengan tiga perguruan tinggi ternama di Malaysia, yaitu Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Universiti Islam Selangor (UIS), dan Universiti Malaya (UM).
Kerja sama tersebut tidak hanya sebatas MoU di tingkat universitas, tetapi juga diarahkan untuk diturunkan ke dalam MoA di tingkat fakultas dan program studi, sehingga implementasinya benar-benar nyata. Bentuk kerja sama meliputi riset bersama, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, program doktoral, hingga visiting lecturer.
Dalam pernyataannya kepada Media, Rektor Mawardi yang didampingi Ketua Prodi Elektro, Yoga Tri Nugraha, S.T., M.T., CST, CMPA, menjelaskan bahwa kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut dari berbagai komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya.
"Ini juga merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya, pada Juni 2025, Rektor Universiti Malaysia Perlis, Dato' Prof. Dr. Ir. Zaliman Sauli, bersama sejumlah dekan sudah terlebih dahulu berkunjung ke Universitas Al Azhar Medan," jelasnya.
Saat ini, sejumlah dosen Universitas Al Azhar Medan juga tengah menempuh Program Doktor Teknik di UniMAP. Hal ini membuktikan bahwa kerja sama yang terjalin tidak hanya sebatas seremonial, tetapi langsung menyentuh aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Misi Paralel ke UIS Selangor dan UM Malaya
Pada waktu yang sama, Wakil Rektor III, Dr. Irwansyah Tanjung, SH., MH., CTA, ditugaskan untuk melakukan kunjungan akademik ke Universiti Islam Selangor (UIS) dan Universiti Malaya (UM). Agenda utama yang dijalankan adalah visiting lecturer sekaligus penjajakan penandatanganan MoU dan MoA.
"Saya berangkat langsung menuju Kuala Lumpur. Setelah agenda Rektor selesai di UniMAP, beliau akan bergabung untuk melanjutkan visiting lecturer di UIS Selangor dan Universiti Malaya. Harapannya, dalam waktu dekat kita dapat merealisasikan kerja sama akademik yang lebih konkret," ucap Dr. Irwansyah Tanjung.
Ia menambahkan, kerja sama ini akan menjadi pijakan penting bagi Universitas Al Azhar Medan dalam mencapai akreditasi unggul dan memperluas jaringan global.
Pertemuan dengan Visiting Professor
Selain itu, dijadwalkan juga pertemuan antara Rektor Universitas Al Azhar Medan dengan Visiting Professor Dato' Profesor Suhilil Azam bin Shuib di Kuala Lumpur. Pertemuan ini akan membahas berbagai program strategis, termasuk pengembangan kurikulum internasional, penelitian kolaboratif, serta peluang beasiswa bagi mahasiswa dan dosen.
"Pertemuan ini akan sangat penting bagi arah universitas kita ke depan, terutama dalam memperkuat posisi Universitas Al Azhar Medan di kancah internasional," jelas WR III.
Agenda Padat 19–23 Agustus 2025
Kegiatan Rektor Universitas Al Azhar Medan beserta tim dijadwalkan berlangsung selama 4 hari, dari 19 hingga 23 Agustus 2025. Agenda yang padat ini diharapkan mampu menghasilkan terobosan besar bagi perkembangan universitas.
"Sekarang kita sedang bekerja keras. Tidak bisa santai-santai. Di akhir September, kita akan melaksanakan wisuda mahasiswa. Lalu awal Oktober, kita sudah masuk kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Tahun 2025," tegas Rektor Mawardi.
Apresiasi dan Harapan
Mengakhiri keterangannya, Rektor menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Universitas Al Azhar Medan.
"Atas nama Universitas, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah pusat, LLDIKTI Wilayah I Sumut, serta Yayasan Hj. Rachmah Nasution yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada kami untuk mengelola dan memimpin Universitas Al Azhar Medan," pungkasnya.
Dengan kerja sama ini, Universitas Al Azhar Medan optimis mampu memperkuat perannya sebagai kampus Islam modern yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.*