ACEH BESAR - Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) kembali mengunjungi Pesantren Baitul Arqam, Kamis (2/10/2025). Kunjungan ini dipimpin Ketua Tim, Qurratu Aini, S.Pd, M.Pd, dan turut didampingi Tim Pemantau Program Hibah Kemendikbudristek Saintek 2025.
Program penelitian dan pengabdian masyarakat ini telah berjalan sejak awal September 2025 dengan fokus pada edukasi pengelolaan sampah di lingkungan pesantren.
Sebelumnya, tim telah melakukan sosialisasi pada 2 September 2025, memperkenalkan langkah-langkah praktis seperti pendirian bank sampah, bak pengomposan di titik strategis, dan kerangkeng sampah untuk memudahkan pemilahan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada 9 Oktober 2025 direncanakan kunjungan ke Bank Sampah Universitas Syiah Kuala (USK).
Agenda ini melibatkan seluruh warga pesantren, termasuk para guru, untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah yang bermanfaat.
Dalam pertemuan di pesantren, tim pemantau berdialog dengan pimpinan yang diwakili Wakil Mudir, Naufal Hidayat, Lc, M.E.
Diskusi berlangsung hangat dengan pembahasan langkah-langkah berkelanjutan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Usai dialog, rombongan meninjau titik-titik potensial untuk dijadikan lokasi bank sampah dan berinteraksi dengan para santri, guru, dan pengurus pesantren, saling bertukar gagasan terkait pengelolaan lingkungan yang sehat dan produktif.
"Untuk menumbuhkan kesadaran, diperlukan edukasi yang berkesinambungan serta keteladanan dari kita semua.
Semua harus dimulai dari diri sendiri, secara bertahap," ujar Qurratu Aini.
Sementara itu, Naufal Hidayat menyambut baik kegiatan ini.
Ia berharap kunjungan tim PPKM Unmuha dapat memperkuat implementasi program pengabdian masyarakat sekaligus menumbuhkan budaya pesantren yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan.*