Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat UNAR Padangsidimpuan sukses menyelesaikan rangkaian PBL selama 40 hari di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Sebagai puncak kegiatan PBL, para mahasiswa menggelar aksi pengabdian masyarakat bertema "Peduli Pantai" dengan fokus pada pembersihan sampah di kawasan pesisir Pandan.
Kegiatan ini menjadi bentuk konkret kontribusi mahasiswa terhadap kesehatan lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai.
Kegiatan pengabdian tersebut turut didampingi oleh para dosen pembimbing, yaitu Arinil Hidayah, SKM., M.Kes., Nurul Hidayah Nst, SKM., MKM., Ahmad Safii Hsb, SKM., MKM., dan Nefonafratilova Ritonga, SKM., MKM.
Kehadiran para dosen memberikan arahan teknis sekaligus motivasi kepada mahasiswa agar tetap menjunjung nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam praktik profesi kesehatan masyarakat.
"Melalui aksi 'Peduli Pantai' ini, mahasiswa tidak hanya belajar teknis kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun empati sosial serta memperkuat pendekatan preventif terhadap permasalahan kesehatan berbasis lingkungan," ujar salah satu dosen pendamping.
Selama masa PBL, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan seperti penyuluhan kesehatan, survei lingkungan, edukasi masyarakat, serta observasi sanitasi lingkungan.
Mereka berinteraksi langsung dengan warga dan turut membangun jejaring dengan aparat desa serta institusi kesehatan setempat.
Masyarakat Kecamatan Pandan menyambut baik kehadiran mahasiswa UNAR. Dukungan dari warga menjadi salah satu faktor penting yang membuat seluruh kegiatan berjalan lancar dan efektif.
Dengan berakhirnya masa PBL, seluruh peserta kini telah kembali ke kampus di Padangsidimpuan.
Mereka membawa serta beragam pengalaman lapangan yang diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik dan profesionalisme sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat.
"PBL ini bukan hanya soal praktik lapangan, tapi juga tentang membentuk kepekaan sosial dan tanggung jawab moral sebagai insan akademis," ujar salah satu mahasiswa peserta PBL.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi bukan hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga, khususnya dalam bidang kesehatan dan lingkungan.*