BNNP Sumut Amankan 48 Pengunjung Positif Narkoba di Diskotek Blue Night Langkat
LANGKAT Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dirazia oleh petugas Bad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pemerintah berencana menyiapkan anggaran belasan triliun rupiah untuk menyelesaikan berbagai persoalan guru keagamaan di Indonesia pada tahun anggaran 2026.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menegaskan, alokasi besar ini bukan sekadar beban fiskal, melainkan bentuk investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan keagamaan.
"Masalah yang dihadapi guru agama bersifat struktural dan menahun, mulai dari ketimpangan kesejahteraan, keterlambatan sertifikasi, status kepegawaian yang tidak pasti, hingga keterbatasan jalur karir profesional. Jika tidak ditangani, kualitas pendidikan keagamaan akan stagnan," ujar Romo Syafii, Rabu (17/12/2025).Baca Juga:
Berdasarkan rencana Kementerian Agama, beberapa fokus anggaran di antaranya: pendidikan profesi guru sebesar Rp225,6 miliar, tunjangan profesi guru Rp13,52 triliun, insentif guru non-ASN madrasah Rp649,5 miliar, serta impasing dan pengangkatan PPPK guru non-ASN madrasah sebesar Rp105,267 miliar.
Romo Syafii menekankan, "Tanpa pemenuhan kebutuhan ini, guru akan tetap berada dalam kondisi rentan, dan kualitas pendidikan keagamaan akan terancam."
Data EMIS Kemenag 2025 menunjukkan, jumlah guru Pendidikan Agama Islam di sekolah umum mencapai 250.151 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 151.236 orang diangkat oleh pemerintah daerah, sedangkan hanya 7.076 orang diangkat langsung oleh Kementerian Agama.
Kondisi ini menunjukkan fragmentasi pengangkatan guru yang berpotensi menimbulkan ketidakseragaman kualitas pendidikan.
Ke depan, pemerintah akan menata ulang kebijakan rekrutmen guru agama melalui resentralisasi, sejalan dengan arah pembangunan nasional dan revisi undang-undang pemerintahan daerah serta sistem pendidikan nasional.
Romo Syafii menegaskan, "Resentralisasi ini bukan birokratisasi, tetapi untuk menyamakan standar mutu pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia."
Investasi besar ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus mendorong kualitas pendidikan keagamaan yang lebih merata dan berkelanjutan.*
(k/dh)
LANGKAT Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dirazia oleh petugas Bad
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Kerusakan tutupan hutan di kawasan Ekosistem Batangtoru dinilai berdampak langsung terhadap perubahan kondisi aliran Su
NASIONAL
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banj
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang tetap melaksanakan tugasnya di tenga
PEMERINTAHAN
TEHERAN Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan anc
INTERNASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan darurat kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melepas ribuan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo
NASIONAL
BANDUNG Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung,
PENDIDIKAN
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan teknologi iradiasi nuklir
PEMERINTAHAN