BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Kemendikdasmen Relokasi Sekolah Terdampak Banjir Sumatra, Kelas Darurat Siap Digunakan Januari 2026

Raman Krisna - Jumat, 26 Desember 2025 20:54 WIB
Kemendikdasmen Relokasi Sekolah Terdampak Banjir Sumatra, Kelas Darurat Siap Digunakan Januari 2026
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan di sekolah-sekolah terdampak banjir bandang di Sumatra.

Langkah ini dilakukan melalui relokasi sekolah dan penyediaan fasilitas darurat di wilayah yang terdampak.

Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, menegaskan bahwa Kemendikdasmen telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan sejak empat minggu terakhir untuk mendukung pemulihan layanan pendidikan.

Baca Juga:

Bantuan disalurkan secara bertahap, menyesuaikan jumlah peserta didik dan tingkat kerusakan bangunan sekolah.

"Bantuan yang kami salurkan cukup beragam, mulai dari perlengkapan sekolah, bingkisan makanan dan minuman sehat, alat tulis, hingga tenda untuk ruang kelas darurat. Kami juga memberikan dukungan berupa voucher uang tunai untuk membantu pembersihan sisa material banjir," ujar Didik, Jumat (26/12/2025).

Menurut Didik, seluruh bantuan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah terdampak, baik dari jumlah peserta didik maupun tingkat kerusakan.

Untuk sekolah yang tidak memungkinkan digunakan, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, Kemendikdasmen menyiapkan langkah relokasi ke lokasi lebih aman.

Sebagai langkah darurat, kementerian telah menyiapkan tenda pembelajaran.

"Insyaallah tenda akan segera dikirim dan paling lambat tiba besok, sehingga anak-anak dapat kembali belajar," tambah Didik.

Langkah pemulihan tidak hanya dilakukan di Sumatra Barat, tetapi juga di wilayah lain seperti Sumatra Utara dan Aceh.

Dalam sepekan terakhir, Kemendikdasmen telah menyalurkan sekitar 105 tenda darurat serta dukungan anggaran untuk pembangunan kelas sementara melalui kerja sama dengan berbagai lembaga masyarakat.

"Tujuan kami adalah agar pada awal semester genap nanti, anak-anak dapat kembali mengikuti proses pembelajaran dengan aman dan nyaman, baik di sekolah yang telah dibersihkan maupun di kelas darurat," tutup Didik.*

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BPBD Sumut Catat Kerugian Bencana Alam Capai Rp18,48 Triliun
Baru Jabat Plt Ketua Golkar Sumut, Ahmad Doli Turun Langsung Serap Aspirasi Korban Banjir dan Longsor
BMH Aceh Resmi Berganti Kepemimpinan, Teuku Ilyas Nahkodai Perwakilan
Airlangga Hartarto Ungkap Program Stimulus Pemerintah untuk Jaga Daya Beli dan Pulihkan Ekonomi Saat Libur Nataru
Masjid Raya Baiturrahman Dipenuhi Ribuan Warga, UAS Sebut Bencana Tak Hanya Takdir Tapi Ulah Manusia
Diduga Sesatkan Pemahaman UU KIP, PPK Dinas Pendidikan Labura Tolak Berikan Salinan RAB SMPN 5 Sialang Taji
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru